Bernas.id – Perkembangan teknologi yang begitu pesat di abad 21 ini memberikan banyak peluang bagi mahasiswa yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi (IT). Namun, hanya memiliki ijazah IT saja tidak cukup. Albert Subekti, South East Asia Strategic Partner IBM, memberikan pencerahan tentang 3 keterampilan atau skills penting yang harus dikuasai untuk mengembangkan karir di bidang teknologi dalam webinar Festival Mahakarya yang diselenggarakan oleh Universitas Mahakarya Asia berjudul ?Menangkap Peluang Bisnis dan Melejitkan Karir di Bidang Teknologi?.
Terampil berkomunikasi dan bernegosiasi
Dalam berkarir di bidang teknologi, ada sisi bisnis yang harus dipertimbangkan. Sehingga, penting untuk memiliki keterampilan sebagai sales atau penjual, yang handal dalam berkomunikasi dan bernegosiasi. Namun, seringkali ini hanya sempit dilihat dari sisi negosiasi harga saja.
Sementara menurut Albert, penting bagi setiap individu yang bergerak di bidang IT untuk mengetahui permasalahan inti yang harus dipecahkan. Misal, ada pengguna yang mengajukan keluhan tidak mau memakai solusi yang diberikan, maka keterampilan komunikasi dan negosiasi yang dibutuhkan adalah memberikan pertanyaan-pertanyaan yang menantang dan mengulik lebih lanjut dari keluhan pengguna. Apakah permasalahan pada harus menghemat anggaran atau ingin mendapatkan aliran keuntungan lebih, keduanya membutuhkan solusi yang berbeda.
Pahami IT
Tentu jika ingin berkarir di bidang teknologi, minimal harus paham cara memakai dari perangkat teknologi dan aplikasi yang sederhana, seperti memakai aplikasi streaming atau live. Akan lebih bagus jika mampu mengkombinasikan teknologi yang berbeda, seperti streaming sekaligus Youtube live. Penting juga untuk bisa menguasai berbagai aplikasi dan beradaptasi dengan berbagai teknologi yang bahkan mungkin sekarang belum ada.
Ciptakan Konten
Hal menarik yang disampaikan oleh Albert adalah keterampilan penting yang harus dimiliki jika ingin berkarir di bidang IT sebagai pencipta konten atau content creator. Hampir semua perusahaan IT harus memberikan pesan-pesan kepada publik, baik tentang produk dan jasa solusi IT. Namun seringkali, pesan atau konten yang diberikan ke publik tidak menarik perhatian atau kurang eye catching.
Market di Indonesia cenderung unik karena konten yang pemirsanya banyak hanya konten dengan kategori sangat ringan, cenderung tidak berkualitas dan harus dekat dengan kehidupan sehari-hari. Keterampilan menulis konten juga menjadi hal penting yang harus dikuasai. Mendesain sebuah konten membutuhkan seorang penulis skrip atau penulis konten yang memiliki kepekaan terhadap alur dan melihat dari berbagai perspektif. Pentingnya kemampuan terhadap alur dan perspektif ini akan membuat konten memberikan pesan solusi IT tersampaikan ke publik.
