Baterai menjadi salah satu barang yang diproduksi dengan proses yang tidak ramah lingkungan. Hal ini karena aktivitas penambangan litium, yang diperlukan untuk membuat baterai, lalu menyisakan kerusakan lingkungan yang besar.
Kini ilmuwan sibuk mencari bahan baku alternatif baru untuk baterai, seperti natrium atau magnesium, yang bisa didapat dari bahan-bahan organik, seperti misalnya kulit apel. Seperti apa pengembangan baterai dari bahan organik ini? Ilmuwan dari Institut Helmholtz di Jerman memiliki jawabannya dan DW Indonesia telah merangkumnya melalui video berikut ini.
Sumber Video: channel YouTube DW Indonesia
