BERNAS.ID – Sejak Maret 2020 Indonesia tengah dilanda pandemi COVID-19. Banyak sektor terdampak adanya pandemi ini. Tidak hanya sektor kesehatan tapi juga ekonomi, pendidikan, pariwisata, dan lain sebagainya.
Meskipun demikian, kehidupan harus terus berjalan. Adaptasi kebiasaan baru harus dilakukan demi tetap menjalankan roda perekonomian.
Bagi seorang pengusaha, menjalankan bisnis di tengah pandemi tidak boleh berhenti. Ada banyak kewajiban yang tetap harus dipenuhi meskipun di tengah situasi pandemi, seperti gaji karyawan, nafkah untuk keluarga, dan cicilan yang mungkin ada.
Bernas.id merangkum 4 kiat bisnis agar tetap lancar saat social distancing.
1. Lakukan Inovasi
Lakukan inovasi agar bisnis bisa bertahan di tengah pandemi covid-19. Bisa mengubah menu yang ada dengan harga lebih bersahat tanpa mengurangi kualitas. Atau memberikan pelayanan dengan protokol kesehatan yang ketat agar pelanggan nyaman. Inovasi yang dilakukan bisa dibarengi dengan kreativitas
2. Contatcless Delivery
Jika kamu memiliki bisnis atau usaha berupa penjualan barang maka terapkanlah layanan pengantaran tanpa kontak fisik secara langsung. Meskipun yang kamu jalani bukanlah bisnis online, kamu harus mulai menerapkan cara ini yakni memberikan layanan antar kepada pelanggan. Jualan makanan, kosmetik, atau kebutuhan lainnya bisa kamu antar ke pembeli tanpa mereka harus datang ke toko atau warungmu.
Pedagang di pasar dan tukang sayur keliling ada yang sudah menerapkan cara ini. Pembeli hanya perlu mengirimkan pesan instan lewat WA mengenai barang-barang yang dibutuhkan dan penjual akan mempersiapkan barangnya. Penjual kemudian mengantar pesanan tersebut ke rumah pembeli dengan hanya meletakkan belanjaan tersebut di teras atau pagar. Pembayaran bisa dengan tunai yaitu pembeli sudah menyiapkan uang di tempat yang telah disepakati sebelumnya atau bisa juga lewat transfer bank.
3. Kemasan yang Higienis
Bagi beberapa orang memasak adalah hal yang repot untuk dilakukan. Beli makanan matang adalah hal praktis untuk dilakukan. Lalu, bagaimana memberi keyakinan kepada pembeli bahwa makanan yang kamu jual itu higienis dan tidak terkontaminasi virus corona yang sedang ditakuti?
Perketat kemasan makananmu jadi lebih rapat dan higienis. Jika selama ini kamu hanya mengemasnya dengan box makanan atau steroform maka kamu perlu menambahkan lapisan plastik di luarnya agar lebih rapat. Begitu juga dengan minuman, gunakan shield atau tutup yang rapat pada kemasan cup atau botol yang kamu gunakan.
4. Gunakan Jasa Ojek Online
Virus corona memang sedang menjadi momok di Indonesia. Meskipun demikian, masih banyak pejuang pencari nafkah yang tidak punya pilihan, mereka tetap bekerja di jalanan. Salah satunya adalah pengemudi ojek online.
Jika kamu memiliki tenaga dan sumber daya terbatas untuk mengantarkan pesanan para pembeli kamu bisa menggunakan jasa ojek online, seperti Gojek atau Grab. Kamu bisa memilih menggunakan Gosend atau Grabsend dan meninggalkan pesan kepada pengemudi untuk meletakkan barang pesanan konsumen di tempat yang telah kamu dan konsumen sepakati sebelumnya. Tentu saja, layanan ini lebih aman dengan kamu membayar layanan tersebut dengan Gopay atau OVO.
Tetap berbisnis atau berjualan di tengah-tengah perlawanan kita terhadap pandemi Covid-19 atau virus corona bukan sesuatu yang salah. Kamu hanya perlu memberikan proteksi lebih terhadap dirimu sendiri dan pelanggan agar tidak terjadi penularan virus corona.
Pebisnis sukses adalah pebisnis yang berhasil mendatangkan solusi. Kamu bisa semakin melatih kemampuan bisnis kamu dengan belajar digital marketing di https://bernas.info/MentoringDigitalMarketing Di situ kamu akan dilatih untuk meningkatkan income hingga belasan juta rupiah. (snt)
