Bernas.id – Sebuah teknologi muncul bertujuan untuk mempermudah kehidupan manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Teknologi ponsel diciptakan untuk mempermudah komunikasi jarak jauh. Terjadinya perkembangan zaman, membuat ponsel mengalami perubahan baik dari segi teknologi maupun bentuk. Jika ponsel era dulu hanyak digunakan untuk menelepon dan berkirim pesan, maka di era sekarang menjadi ponsel pintar atau smartphone yang semakin canggih juga bisa digunakan untuk berbagai hal. Pada tahun 1990-an, ponsel lipat pernah merajai industri teknologi. Ponsel lipat era tersebut, memiliki tombol tekan untuk angka dan huruf, tetapi era sekarang sudah berubah menjadi ponsel pintar dengan keseluruhan layar sentuh.
Di tahun ini, smartphone foldable atau smartphone yang memiliki layar bisa dilipat kembali meramaikan pasar. Ponsel lipat akan semakin digemari oleh masyarakat bahkan ditahun-tahun berikutnya karena bentuknya yang praktis. Ponsel lipat sudah berhasil dikembangkan dan diinovasi meskipun tidak semua vendor mengeluarkan smartphone lipat. Bersamaan dengan teknologi 5G, ponsel ini akan siap mengubah teknologi selama beberapa tahun kedepan.
Merek yang telah menghasilkan smartphone lipat antara lain Samsung, Motorola, dan Huawei. Merek-merek tersebut memperkenalkan teknologi baru smartphone lipat dengan spesifikasi dan harga yang tentunya berbeda satu sama lain. Merek asal Korea Selatan, Samsung gencar menghadirkan smartphone lipat tahun ini.
Bahkan, dengan menggandeng artis papan atas Korea Selatan sebagai promosi. Model smartphone yang telah diluncurkan adalah Samsung Z Fold 2, Samsung Z Flip 2, dan Samsung Z Flip Lite. Samsung juga memperkenalkan smartphone lipat melalui Drama atau Film Korea, dimana pemeran utamanya selalu memiliki smartphone lipat Samsung tersebut. Hal ini tentunya akan menjadi daya tarik, smartphone ini memiliki desain yang elegan dan praktis untuk digenggam. Terbilang cukup mahal, smartphone ini dibandrol dengan harga Rp 30 jutaan.
Merk Hwawei juga gencar memperkenalkan smartphone lipatnya. Model pertama yang dikeluarkan adalah Huawei Mate X, diperkenalkan di ajang tahunan World Mobile Congress bulan Februari 2020 lalu. Mendukung Multi Window, smartphone ini bisa membuka dua aplikasi secara bersamaan dan berinteraksi satu sama lain. Smartphone ini memiliki harga yang lebih mahal dibanding merek Samsung, yaitu hampir Rp 40 jutaan.
Nokia, Xiaomi, dan Oppo juga tengah mengembangkan smartphone lipat. Di tahun 2020 mereka belum secara resmi memperkenalkan smartphone lipatnya. Hanya merek Samsung, Motorola, dan Huawei yang sudah mantap dan meluncurkan secara komersial di pasaran. Tak menutup kemungkinan jika tahun-tahun berikutnya, merek smartphone lipat akan semakin banyak. Smartphone lipat diprediksi akan terus berkembang hingga lima tahun mendatang. (Eva)
