Bernas.id – Menurut laporan dari Our World in Data, Israel tercatat sebagai negara tercepat dalam upaya vaksinasi, mengalahkan negara-negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Program vaksinasi tersebut telah dimulai sejak bulan Desember lalu. Perdana menteri Israel memperkirakan negaranya bisa terbebas dari pandemi Covid-19 pada bulan Februari 2021.
Departemen Kesehatan Israel melaporkan data infeksi virus corona menurun secara konsisten selama 14 hari setelah vaksinansi dilakukan. Sebanyak 5 juta dosis vaksin telah diberikan kepada warga Israel. Vaksinasi Israel memprioritaskan warganya yang berusia diatas 60 tahun, tenaga kesahatan, dan kelompok warga rentan. Orang-orang yang masuk dalam kategori prioritas tersebut akan dihubungi oleh pihak berwenang melalui sistem pelayanan kesehatan.
Israel mewajibkan bagi setiap warganya untuk mendaftarkan diri ke perusahaan pelayanan kesehatan. Vaksinansi ini menunjukkan tanda- tanda keberhasilan dengan menurunnya angka infeksi di kalangan lansia diatas 60 tahun. Sukses menjangkau lebih dari 15% dari jumlah populasi di Israel, vaksinasi yang dilakukan berpengharuh terhadap menurunnya angka infeksi.
Keberhasilan Israel dalam melakukan vaksinasi juga didukung dengen infrastruktur kesehatan yang siap. Memiliki sistem logistik dan perawatan kesehatan yang telah terkomputerisasi secara terpusat dengan baik, tak heran jika Israel bisa menghadapi situasi darurat dan cepat tanggap. Israel juga telah menerapkan sistem perawatan kesehatan umum universal yang mengharuskan penduduknya dilindungi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sehingga dengan mudah mengidentifikasi jangkauan populasi berdasarkan data dan berhasil menyuntikkan satu juta vaksin dalam satu bulan.
Selama masa pandemi berlangsung, Israel telah mengamankan beberapa juta vaksin Pfizer. Israel bahkan rela membayar lebih mahal agar bisa mendapatkan vaksin lebih awal. Vaksin tersebut kemudian disimpan pada suhu 70 derajat Celcius agar nantinya dapat didistribusikan ke tempat-tempat terpencil.
Masyarakat yang telah melakukan vaksinasi akan mendapatkan kartu hijau dan mendapat kebebasan lebih dalam bergerak. Hal ini memunculkan semangat masyarakat untuk bisa keluar dari pandemi dan mengendalikan hidup masing-masing. Menjadi Negara di urutan paling banyak memvaksin warganya dan terbukti efektif menurunkan angka infeksi, Israel memberikan harapan dan gencar mengkampanyekan kepada negara-negara lain agar bisa ikut serta dalam program vaksinasi. (Eva)
