BERNAS – Indonesia sebagai negara yang terdiri dari berbagai suku, tentunya memiliki beragam rumah adat yang tersebar di seluruh daerah. Setiap rumah adat memiliki desain yang unik dan berbeda-beda. Begitu pula dengan rumah adat Jawa Barat yang cukup beragam serta memiliki ciri khas tersendiri.
Secara geografis, Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang terletak di bagian barat dari pulau Jawa. Dilansir dari Wikipedia, pada bagian utara wilayah Jawa Barat berbatasan dengan Laut Jawa, Jawa Tengah di sebelah timur, Samudera Hindia di bagian selatan, kemudian Banten dan DKI Jakarta di bagian barat.
Selain itu, Jawa Barat memiliki kawasan pantai utara yang tergolong dataran rendah. Dataran tertinggi yang terdapat di Jawa Barat adalah Gunung Ciremai yang terletak di Kota Cirebon. Karena banyak kota di Jawa Barat terletak di dataran tinggi, mayoritas penduduknya secara natural tentu beradaptasi dengan suhu yang dingin dan memengaruhi kreasi bangunan tempat tinggal yang memiliki ketahanan terhadap udara dingin.
Rumah adat Jawa Barat sebagian besar memfungsikan material yang dapat kita temukan di alam bebas, sehingga memiliki keselarasan yang kuat dengan alam, lingkungan dan juga melambangkan kesederhanaan.
Keunikan Rumah Adat Jawa Barat
Seperti rumah adat yang ada di setiap daerah, rumah adat Jawa Barat juga memiliki keunikannya yang istimewa. Secara garis besar, keunikannya dapat kita temukan pada bentuk atau arsitektur yang menyusunnya. Berikut beberapa keunikannya.
Jolopong atau Terkulai
Rumah adat daerah Jawa Barat memiliki istilah Jolopong yang dalam bahasa Sunda memiliki arti tergolek lurus. Untuk bentuknya yang berupa atap saung digolongkan sebagai bentuk yang cukup tua. Suhunan Jolopong juga kerap disebut dengan Suhunan Panjang.
Julang Ngapak atau Burung Mengepakkan Sayap
Simbol atau bentuk atap dari Julang Ngapak adalah bentuk yang melebar di kedua sisi atapnya. Jika dilihat dari sisi muka, rumah ini menyerupai bentuk sayap yang mengepak. Pada puncaknya dapat kita temukan capit hurang atau cagak gunting yang berfungsi sebagai lambang kesatuan antara rumah dan Alam.
Togog Anjing
Rumah ini berbentuk panggung tetapi tidak terlalu tinggi, untuk lokasinya banyak ditemukan di daerah Garut. Bentuk rumah adat ini menyerupai anjing yang sedang duduk. Dari segi bentuk, atapnya memiliki dua bidang atap yang berbatasan pada garis bentang segi tiga atap.
Selanjutnya bidang atap di bagian depan lebih lebar dibandingkan dengan atap yang terdapat di bagian belakang. Adapun atap yang lainnya memiliki sisi yang sama panjang dengan batang suhunan, bahkan batang tersebut dianggap sebagai puncaknya.
Baca Juga: Rumah Joglo, Rumah Adat Jawa yang Memiliki Banyak Keunikan
Manfaat dan Kegunaan Rumah Adat Jawa Barat
Secara umum, manfaat dari rumah adat adalah sebagai pengingat bagi anak bangsa bahwa nenek moyang bangsa Indonesia memiliki kemampuan sebagai arsitek andal. Selain itu, kegunaan dari rumah adat tentunya sebagai tempat tinggal yang telah diadaptasikan dengan kondisi bentang alam wilayah dan juga cuaca setempat.
Adapun rumah yang berbentuk rumah panggung dibuat untuk penanggulangan bencana gempa bumi atau banjir. Pada bagian kolong rumah juga dapat dimanfaatkan untuk menyimpan alat-alat pertanian, menyimpan kayu bakar, mengikat hewan ternak, atau makanan untuk hewan ternak.
Secara khusus, rumah adat Jawa Barat memiliki manfaat yang lain. Misalnya pada bagian halaman sebagai tempat untuk menyambut tamu dan ruangan sisi kiri dan kanan sebagai ruang istimewa.
Bentuk rumah adat Jawa Barat
Semua jenis rumah adat Jawa Barat sekilas memang tampak serupa. Namun, jangan salah, bentuk model rumah tersebut memiliki ciri khas dan maknanya masing-masing. Berikut adalah bentuk-bentuk rumah adat tersebut.
1. Imah Badak Heuay ? Sukabumi
rumah adat Badak Heuay mempunyai arti yang sangat unik, yakni badak yang tengah menguap. Istilah tersebut ditentukan dari desain atap rumah adat di bagian belakang dan sisi tepi yang serupa badak yang sedang menguap. Rumah adat Badak Heuay dapat ditemukan di daerah Sukabumi, terutama pada wilayah pedesaan.
Rumah adat Badak Heuay adalah salah satu rumah adat yang dapat ditemui dengan sangat mudah sebab banyak masyarakat Sukabumi yang memanfaatkannya sebagai hunian utama.
2. Imah Perahu Kumureb
Rumah adat lainnya yaitu rumah Perahu Kumureb. Istilah Perahu Kumureb bermakna perahu tengkurap. Rumah adat ini mendapatkan julukan perahu tengkurap karena bentuk atapnya serupa dengan sebuah perahu yang terbalik. Meskipun terkesan unik, sayangnya desain atap tersebut sangat mudah bocor saat musim penghujan tiba.
Agar atap bisa dibentuk seperti perahu terbalik, dibutuhkan banyak sambungan, tetapi jika sambungan tidak terpasang dengan baik, maka kebocoran akan merepotkan seisi rumah. Itulah sebabnya rumah adat Perahu Kumureb ini sudah mulai ditinggalkan.
3. Rumah Kasepuhan Cirebon
Rumah Kasepuhan Cirebon adalah salah satu rumah adat yang pertama kali diciptakan pada sekitar tahun 1529 oleh Pangeran Cakrabuana, putra dari Prabu Siliwangi. Kasepuhan Cirebon memiliki desain yang sangat unik, mewah dan berbeda dari rumah adat yang ada di Jawa Barat pada umumnya.
Rumah adat ini dimanfaatkan sebagai tempat pelatihan bagi para prajurit kerajaan. Selain itu, ada juga sebuah tempat untuk pelaksanaan pengadilan dan proses hukum adat di daerah tersebut.
4. Imah Capit Gunting
Yang terakhir adalah Imah Capit Gunting. Rumah adat ini disebut capit gunting karena bagian ujung depan dan belakang dari atap rumahnya dibuat menyilang ke atas dan menyerupai sebuah gunting yang siap memotong.
Peluang Bisnis dengan Rumah Adat dan Cara Mengoptimalkannya
Jika kamu tertarik dengan budaya dan rumah adat, ini bisa menjadi peluang bisnis. Biasanya bisnis cocok untuk daerah di sekitar situs sejarah.
Untuk mengoptimalkan bisnis ini, ada trik khusus yang perlu Anda terapkan, salah satunya dengan optimasi SEO di mesin pencari seperti Google. Jika Anda membutuhkan layanan SEO untuk optimasi bisnis, Anda bisa menggunakan jasa SEO kami.
Ada banyak pilihan paket layanan SEO yang bisa Anda sesuaikan dengan budget. Mulai 1 juta perbulan, Anda sudah bisa mengoptimalkan bisnis di halaman pertama Google. Jika berminat, silakan hubungi Admin untuk informasi yang lebih lengkap.
Selain itu, Anda juga berkesempatan mengikuti kursus dan sertifikasi untuk mengelola bisnis Anda semakin maju. Dengan mengikuti Sertifikasi Business Intelligence Analyst dari UNMAHA, Anda akan lebih siap dan matang untuk menjalankan bisnis di era digital.
UNMAHA atau Universitas Mahakarya Asia adalah kampus swasta yang memiliki prodi paling dibutuhkan di dunia kerja, mulai dari bidang IT hingga bisnis. Jika tertarik di bidang bisnis, Anda bisa mengambil jurusan Manajemen.
Jangan khawatir! UNMAHA juga menyediakan program kuliah untuk karyawan. Tersedia juga beasiswa menarik untuk gratis SPP.
Informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran mahasiswa baru, silakan kunjungi website UNMAHA.
Demikianlah sedikit perkenalan dengan rumah adat yang ada di Jawa Barat. Dengan penjelasan singkat di atas, kita telah mendapatkan pengetahuan mengenai keunikan, manfaat, dan bentuk-bentuk rumah adat khas Jawa Barat. (1)
