SOLO, BERNAS.ID – Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka berharap kasus pecel lele di warung yang berada di kawasan Malioboro Yogyakarta tidak terjadi di Surakarta. Menurutnya kejadian tersebut menjadi pembelajaran agar jangan sampai terjadi di Solo.
“Kita belajar dari tempat-tempat wisata lain. Jangan sampai pas Lebaran atau libur panjang, week end ada yang memainkan harga,” katanya, Minggu (30/5/2021).
Isu permainan harga sempat menerpa salah satu kawasan kuliner populer di Solo, Gladag Langen Boga (Galabo) pada tahun 2012 silam, khususnya pada kuliner malam. Itu karena sejumlah pembeli merasa kalkulator di lokasi tersebut rusak dan bikin uang di kantong jebol. Akibat hal itu membuat lokasi Galabo perlahan sepi dan membuat para pedagang disana menjerit.
Baca Juga : Kembali, Wisatawan Keluhakan Lesehan Malioboro Nuthuk Harga
Gibran tidak ingin kejadian semacam itu terulang kembali. “Apalagi layanan Galabo saat ini terus berbenah,” katanya.
Oleh karenanya, Gibran meminta para pedagang termasuk kuliner malam Galabo harus menyertakan daftar harga. “Makanya semua warung harus punya buku menu yang disertai harga,” imbuhnya.
Selain itu, pembeli juga diminta aktif bertanya mengenai harga makanan yang dijual. “Kalau pembeli monggo silahkan sebelum beli, tanya dulu menunya dan dilihat juga harganya,” pungkas Gibran. (cdr)
