Apakah Anda penasaran bagaimana Microsoft bisa menjadi perusahaan raksasa dalam bidang teknologi? Semua itu tidak lepas dari gaya kepemimpinan Bill Gates yang merupakan pendiri sekaligus pemimpin perusahaan tersebut.
Gaya kepemimpinan seorang pemimpin memang sangat menentukan masa depan perusahaan tersebut. Pasalnya, dengan kepemimpinan yang benar, potensi setiap orang dalam suatu perusahaan dapat diarahkan dan diberdayagunakan secara tepat demi memajukan perusahaan tersebut.
Nah, kalau demikian, bagaimana gaya Bill Gates dalam membawa Microsoft hingga sejauh ini? Cari tahu jawabannya di bawah sini, ya!
Karakter Bill Gates
Gaya kepemimpinan Bill Gates tidak luput dari karakter aslinya. Oleh karena itu, sebelum membahas lebih jauh, ada baiknya kita memahami dulu bagaimana bos besar ini.
1. Visioner

Visioner (foto: tagar)
Keunggulan dari bos perusahaan raksasa satu ini adalah kemampuannya dalam memprediksi hal-hal di masa depan. Dia tidak hanya berfokus pada apa yang sedari sekarang. Setiap langkahnya diambil dengan pertimbangan jangka panjang sehingga perusahaannya tidak mati di tengah jalan.
Oleh karena itu, Bill Gates selalu memikirkan apa yang kira-kira akan menjadi tren di masa depan, misalnya saja internet. Pada masa itu, hampir tidak ada orang yang menyadari pentingnya internet dan bagaimana internet akan mengubah segalanya di masa depan. Namun, dengan kemampuan visionernya, Bill Gates memfokuskan pengembangan software Microsoft pada internet.
Baca juga: Inilah Kesamaan Pendiri Apple, Microsoft, dan Google
2. Terbuka dengan Kritik

Terbuka pada kritik dan membiarkan karyawan berpartisipasi (foto: idntimes)
Bill Gates bukan tipe orang yang otoriter. Dia terbuka dalam berbagai hal dan mau menerima kritik. Inilah mengapa perusahaan yang didirikannya bisa mengalami perkembangan pesat.
3. Komunikatif
Tidak dapat dipungkiri, skill wajib seorang pengusaha adalah kemampuan berkomunikasi yang bagus, dan Bill Gates memiliki hal tersebut.
Dia dapat berkomunikasi dan menjalin hubungan baik dengan luwes. Dia juga ahli dalam negosiasi sehingga dapat memenangkan kontrak-kontrak besar. Itu juga mengapa banyak orang menganggapnya menyenangkan dan mau bekerja sama dengannya.
4. Fighter
Sebagai bos perusahaan mega, Bill Gates tidak hanya berpangku tangan dan menerima hasil kerja bawahannya. Dia turun tangan sendiri dalam menulis program komputer dan mencari peluang-peluang bagus untuk memajukan perusahaan. Dia juga dikenal tangguh dan ahli dalam menyusun strategi.
Gaya Kepemimpinan Bill Gates

Gaya kepemimpinan Bill Gates (foto: pikiran-rakyat)
Bill Gates dikenal dengan kepemimpinannya yang bersifat partisipatif. Artinya, dia bukan tipe pemimpin otoriter yang jarang melibatkan orang lain dalam setiap keputusannya. Meskipun demikian, ia juga dikenal dengan sikapnya yang keras pada karyawan.
Namun hal tersebut bukan tanpa alasan. Ia ingin semua orang berbakat yang bekerja untuknya terus mengasah dan meningkatkan kualitas diri mereka. Ia sering melontarkan kalimat-kalimat negatif yang tujuannya memicu pegawainya untuk bekerja lebih keras dan terus tumbuh bersama.
Dengan gaya kepemimpinan yang seperti itu, perusahaannya dapat terus berdiri kokoh meski harus beberapa kali jatuh bangun.
Tidak hanya itu, Microsoft juga bisa sesukses sekarang berkat kepemimpinannya yang dapat mendayagunakan kemampuan setiap pegawainya semaksimal mungkin. Ia sering mendengarkan usulan-usulan dari para pegawai dan menggunakannya untuk menghasilkan inovasi-inovasi besar.
Baca juga: Mantan Pendiri Apple Blak-Blakan Soal Karakter Steve Jobs
Nah, begitulah gaya kepemimpinan Bill gates yang membuat nama Microsoft melambung tinggi. Mengesankan dan inspiratif, bukan?
