Pasti banyak dari Anda yang bingung dan ingin tahu tentang perbedaan pemimpin dan kepemimpinan, bukan? Meskipun sama-sama memiliki kata dasar “pimpin”, nyatanya kedua kata ini memiliki makna yang jauh berbeda.
Nah, daripada terus mikirin perbedaan kedua kata ini dan berakhir makin pusing, simak penjelasannya di bawah ini, ya!
Perbedaan Pemimpin dan Kepemimpinan Secara Bahasa

Sosok seorang pemimpin (foto: mediaumat news)
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, pemimpin diartikan sebagai “orang yang memimpin”. Hal tersebut didasarkan pada penggunaan imbuhan “pe-“ pada kata pemimpin, yang mana menunjukkan arti orang atau pelaku dari kata dasar tersebut. Merujuk pada hal tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pemimpin merupakan orang yang mempunyai peran atau wewenang untuk memimpin.
Sementara itu, kata kepemimpinan memiliki arti “cara memimpin” di Kamus Besar Bahasa Indonesia. Imbuhan “ke-an” pada kata kepemimpinan berfungsi untuk membentuk kata benda abstrak yang menjelaskan tentang kemampuan seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya.
Pengertian Pemimpin dan Kepemimpinan
Sebagaimana penjelasan di atas, pemimpin dan kepemimpinan memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Di saat pemimpin berarti orang yang menjalankan tugas tersebut, kepemimpinan mengacu pada bagaimana orang tersebut menjalankan tugasnya.
Nah, untuk memahami perbedaan pemimpin dan kepemimpinan lebih jelasnya, berikut akan diulas lebih detail pengertian keduanya secara terpisah.
Baca juga: Ingin Bisnismu Maju? Pelajari Gaya Kepemimpinan Bill Gates ini!
1. Pemimpin

Pentingnya keberadaan seorang pemimpin (foto: kompas)
Pemimpin merupakan seseorang yang memiliki tanggung jawab untuk membimbing, mengarahkan, dan memengaruhi sekelompok orang yang dipimpinnya.
Biasanya seseorang diangkat sebagai pemimpin karena dianggap memiliki kemampuan lebih dalam menentukan tujuan dan tindakan kepada orang lain. Meskipun demikian, seseorang diangkat menjadi pemimpin tidak selalu karena memiliki gaya kepemimpinan yang bagus. Ada juga yang karena lebih baik daripada orang lain dalam hal nama baik ataupun juga materi.
Singkatnya, pemimpin merupakan suatu jabatan yang tugasnya memimpin suatu organisasi, baik secara resmi maupun tidak resmi.
Pemimpin resmi merupakan mereka yang diberi jabatan sebagai orang yang membawahi orang lain dalam suatu organisasi resmi dan diberi gaji, seperti pemimpin negara atau pemimpin perusahaan. Sementara pemimpin tidak resmi biasanya hanya sebutan di antara sekelompok orang dan tidak mendapatkan gaji dari siapapun, semisal pemimpin geng.
Mengapa Pemimpin Diperlukan?
Sekelompok orang dalam jumlah besar akan memiliki tatanan yang kacau-balau jika tidak ada satu orang khusus yang bertugas memberikan arahan. Dengan adanya pemimpin tersebut, kemampuan unik masing-masing anggota dapat terarahkan dan diberdayagunakan dengan baik untuk membuat kelompok tersebut maju.
Misalnya dalam suatu perusahaan. Jika tidak ada orang yang berperan untuk menjadi pemimpin, bahkan dalam satu hari saja, semua orang di perusahaan tersebut akan berjalan sendiri-sendiri tanpa aturan. Akhirnya, mereka akan saling tabrak dan tidak menghasilkan manfaat apapun.
Beda lagi bila ada seseorang yang mengarahkan mereka dengan memberlakukan beberapa aturan yang harus dipatuhi, maka masing-masing dari mereka dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan maksimal serta terarah dengan baik.
2. Kepemimpinan

Gaya kepemimpinan dalam suatu perusahaan (foto: karirpad)
Kepemimpinan lebih mengarah pada keterampilan praktis seorang pemimpin dalam membimbing bawahannya. Oleh karena itu, hal ini sangat erat kaitannya dengan bagaimana kualitas hubungan yang dibentuk oleh sang pemimpin dengan orang-orang yang dipimpinnya dan situasi di saat ia memimpin.
Kepemimpinan setiap orang tentu berbeda-beda antara yang satu dengan lainnya. Masing-masing memiliki gaya dan karakter yang khas dalam mengakomodasi sekelompok besar orang dengan latar belakang yang berbeda.
Proses kegiatan kepemimpinan ini sendiri ada yang memiliki gaya memaksa, di mana para bawahan wajib mengikuti instruksi dari pemimpin dan tidak dapat menentangnya. Ada juga yang memiliki gaya terbuka, di mana sang pemimpin memberikan keleluasaan pada bawahannya untuk menjadi versi terbaik diri mereka dan memberikan kualitas yang terbaik untuk organisasi.
Baca juga: Mengenal Pemimpin dan Kepemimpinan. Manakah Gaya Memimpin Anda?
Itulah ulasan singkat mengenai perbedaan pemimpin dan kepemimpinan. Apakah penjelasan di atas sudah menjawab rasa penasaranmu?
