Bernas.id – Tak semua mahasiswa memperoleh kemewahan menerima uang bulanan berlebih dari orang tuanya. Ada sebagian mahasiswa yang punya masalah keuangan sehingga harus mencari pekerjaan sampingan. Bagi mahasiswa rantau, kadang kala uang bulanan sudah habis sebelum jadwal kiriman berikutnya.
Sebagai mahasiswa, momen kuliah dapat menjadi latihan untuk mandiri. Jadwal kuliah yang tak selalu padat dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pekerjaan sampingan untuk menambah penghasilan.
Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap
Selain sebagai tambahan uang jajan, penghasilan dari pekerjaan sampingan juga dapat membantu pembayaran kos hingga biaya kuliah. Berikut beberapa pekerjaan sampingan yang dapat dilakukan mahasiswa tanpa mengganggu waktu kuliahnya.
Penulis Lepas

Penulis Lepas (Foto: Pxnio)
Tugas kuliah, esai, makalah, ataupun hasil penelitian sebenarnya dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan uang. Banyak situs web di internet, media daring, dan surat kabar yang menerima tulisan dan dibayar honornya jika dimuat.
Tentunya, format tugas atau makalah itu harus disesuaikan dengan konsep tulisan yang diinginkan oleh situs web atau media massa yang dituju. Bahkan, ada beberapa surat kabar lokal atau nasional yang mempunyai kolom khusus untuk mahasiswa. Manfaatkanlah peluang tersebut sebagai pekerjaan sampingan.
Selain itu, mahasiswa yang menyukai sastra juga dapat mengirimkan cerita pendek atau puisinya ke surat kabar. Selain untuk mengasah keterampilan menulis, tak jarang tulisan yang dimuat di media massa dilirik penerbit sehingga bisa diterbitkan sebagai buku.
Baca juga: 51 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku
Ilustrator atau Jasa Desain Grafis

Ilustrator atau Jasa Desain Grafis (Foto: Fastwork)
Mahasiswa yang punya hobi desain grafis atau memiliki keterampilan ilustrasi dapat membuka jasa menjadi ilustrator atau desainer. Jasa desain grafis dilakukan dengan membuat logo, ilustrasi, gambar, brosur, undangan, dan sebagainya. Tidak banyak modal yang dibutuhkan, kecuali laptop atau printer. Pada saat bersamaan, nyaris semua mahasiswa memiliki laptop sehingga tidak kesulitan menyewakan jasa desain grafis.
Baca juga: Peluang Pekerjaan Daring yang Benar-benar Menghasilkan Hanya dari Rumah
Content Creator

Content Creator (Foto: Shutterstock)
Mahasiswa kekinian yang melek teknologi dapat menjadi content creator untuk menyalurkan kreativitasnya. Content creator di sini dapat berupa membuat artikel di internet, gambar di media sosial, foto, hingga video di YouTube. Ada banyak mahasiswa yang sukses menjadi content creator, seperti menjadi selebgram, YouTuber, content writer, hingga vlogger. Jika sudah populer atau dilirik industri tertentu, konten yang dihasilkan akan bernilai hingga jutaan rupiah.
Baca juga: Mengenal Pengertian dan Ciri-ciri Komik sebagai Karya Sastra
Guru Bimbingan Belajar atau Jasa Les Privat

Guru Bimbingan Belajar atau Jasa Les Privat (Telegraph)
Pekerjaan sampingan lainnya yang sering dilakukan mahasiswa adalah menjadi guru bimbingan belajar (bimbel), tutor, atau membuka jasa les privat sendiri. Bagi mahasiswa jurusan tertentu, pekerjaan menjadi tutor privat tergolong mudah. Sebagai misal, mahasiswa jurusan bahasa Inggris atau matematika dapat menjadi guru bimbel bahasa Inggris dan matematika bagi siswa SD hingga SMA yang membutuhkan.
Menjadi tutor les privat ini juga tidak membutuhkan modal apa-apa karena yang ditawarkan adalah jasa pengetahuannya. Jika Pun ada biaya, modalnya adalah transportasi menuju tempat mengajar. Apabila tak bekerja di bawah naungan institusi bimbel resmi, les privat mandiri cukup datang ke rumah siswa yang membutuhkan bimbingan belajar sehingga makin hemat biaya.
Baca juga: Interpretasi: Pengertian, Tujuan, dan Macam-macamnya
Asisten Peneliti

Asisten peneliti (Foto: Flickr)
Bagi mahasiswa berprestasi atau yang aktif berorganisasi, kadang kala dosen atau peneliti membutuhkan bantuan mahasiswa untuk menjadi asisten peneliti. Pekerjaan asisten peneliti biasanya mencari data di lapangan, menyebarkan kuesioner, membantu data administratif penelitian, dan sebagainya.
Baca juga: Tinjauan Pustaka: Pengertian, Manfaat, Cara Membuat, dan Contohnya
Barista

Barista (Foto: Pxhere)
Saat ini, warung kopi atau kafe-kafe tongkrongan mahasiswa semakin menjamur. Seiring berkembangnya kafe-kafe tersebut, kebutuhan pekerja sampingan untuk menjadi barista juga kian besar. Bagi mahasiswa yang suka kopi, pekerjaan menjadi barista cocok dijalani. Selain belajar bagaimana meracik kopi, barista juga melatih keterampilannya berhadapan dengan pelanggan.
Baca juga: Teks Eksplanasi Adalah Kalimat Penjelasan, Benarkah? Ini Pengertian dan Ciri-cirinya!
Fotografer atau Videografer

Fotografer atau Videografer (Foto: Pxnio)
Mahasiswa yang punya hobi memotret atau merekam video dapat menyewakan jasa fotografi atau videografinya. Jepretan atau video menarik akan dihargai mahal di era teknologi sekarang. Jika lebih terampil, tidak hanya jasa foto atau video saja, melainkan jasa mengedit konten foto atau video. Keahlian tersebut kalau terus diasah selama menjadi mahasiswa akan berguna usai lulus sarjana. Pekerjaan menjadi fotografer atau videografer adalah pekerjaan menjanjikan, tidak saja sebagai usaha sampingan, bahkan hingga di dunia kerja sungguhan.
Baca juga: Pekerjaan Freelance yang Cocok untuk Mahasiswa, Nomor 1 Asik Banget
