Peran orang tua dalam kehidupan kita sangatlah besar. Tanpa mereka, kita tidak akan terlahir ke dunia ini. Tanpa mereka pula, kita tidak akan menjadi diri kita saat ini. Oleh karena itu, wajib bagi kita untuk senantiasa menghormati dan mematuhi mereka.
Bahkan, ajaran islam pun menitikberatkan sikap bakti kepada orang tua. Bahkan tidak terhitung banyaknya dalil yang menerangkan tentang hikmah berbakti kepada orang tua tersebut.
Di dalam artikel ini akan dikupas secara singkat mengapa kita harus menjunjung tinggi ayah dan ibu kita dan bagaimana contohnya.
Pentingnya Berbakti Kepada Orang Tua

Kasih orang tua pada anak (foto: okezone)
Anda pasti pernah mendengar dan paham maksud dari peribahasa yang berbunyi, “kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah”, bukan?
Peribahasa itu ada benarnya. Karena ibu pada dasarnya rela memberikan segalanya, termasuk juga nyawanya, untuk sang anak. Apapun akan dilakukannya selama anaknya bisa makan dengan benar, tidur dengan nyenyak, dan bahagia.
Lalu, bagaimana dengan kasih anak kepada ibu dan ayahnya? Akankah anak-anak tersebut akan melakukan hal yang sama sebagaimana yang dilakukan orang tuanya padanya?
Sayangnya, seperti kata pepatah tersebut, kasih anak memang tidak seluas kasih orang tua. Sebelum mereka menjadi orang tua, mereka tidak akan paham apa yang dirasakan dan diperjuangkan oleh orang tua mereka selama ini. Tidak jarang, anak-anak cenderung menganggap orang tua sebagai beban berat.
Baca juga: Semakin Marak Anak Gugat Orang Tua, Ini Pendapat Tokoh dan Ulama
Oleh karena itu, ajaran Islam selalu menekankan pentingnya berbakti, mengasihi, serta memuliakan ayah dan ibu sebagaimana mereka mengasihi kita. Bahkan perintah tersebut termaktub dalam Al Qur’an dan juga hadits.
Begitu pentingnya memuliakan orang tua tersebut, Allah menjanjikan pahala yang besar dan hikmah berbakti kepada orang tua. Bahkan, ridha Allah kepada seorang anak pun bergantung pada orang tuanya. Apabila orang tua meridhai sang anak, maka Allah pun memudahkan jalannya, melapangkan rizkinya, dan memperpanjang umurnya.
Namun di lain sisi, apabila anak selalu menentang orang tuanya serta berbicara dan memperlakukan orang tuanya dengan kasar, maka Allah pun akan murka kepada anak tersebut. Itu juga berarti anak tersebut tidak memiliki keinginan untuk naik ke surganya Allah. Parahnya lagi, jika orang tua sudah mulai murka, maka celaka lah anak tersebut.
Contoh Sikap Berbakti

Hubungan orang tua dan anak (foto: fajrifm)
Memuliakan ayah dan ibu bukan berarti kita harus membelikan mereka mobil dan rumah mewah di luar kemampuan kita.
Ada banyak hal kecil yang sebenarnya bisa membuat mereka bahagia. Karena pada dasarnya, orang tua tidak menuntut apa pun dari anak-anaknya. Namun, mereka akan sangat bahagia apabila anak-anaknya mau mengingat dan memperlakukan mereka dengan baik.
Hal-hal sepele yang bisa menjadi wujud dari sikap bakti tersebut di antaranya adalah segera mengerjakan apa pun yang diperintahkan tanpa menundanya dan tidak membantah nasihat-nasihat yang diberikan oleh keduanya.
Selain itu, kita juga bisa membuat mereka bahagia hanya dengan meringankan beban mereka semisal dengan membantu mengurus rumah serta berbicara menggunakan Bahasa yang sopan, halus, dan menyenangkan hati.

Membahagiakan orang tua (foto: honestdocs)
Hikmah berbakti kepada orang tua akan lebih berasa saat kita senantiasa mengingat dan mendoakan mereka dengan hal-hal baik serta bisa menjadi kebanggaan bagi mereka. Kebanggaan itu sendiri banyak ragamnya, entah dari tindak-tanduk kita maupun prestasi kita.
Baca juga: Waspadai 3 Hal Ini Menular dari Orang Tua Kepada Remaja
Itulah ulasan singkat berkaitan dengan hikmah berbakti kepada orang tua berikut contoh-contohnya. Untuk itu, mari kita selalu menyayangi dan membahagiakan orang tua kita. Hal sepele seperti rajin menelpon dan tertawa bersama pun bisa membuat hati mereka berbunga-bunga, dan di situlah ridha Allah berada.

