Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan IPA Portabel PAM Jaya

    April 29, 2026

    Kegiatan Donor Darah Disambut Antusias, Bank Jakarta Satukan Kepedulian Bersama PWI Jaya dan PMI DKI

    April 29, 2026

    Anggota DPR RI, Esti Wijayanti Sebut Penerapan Pasal Berlapis Bagi Para Tersangka Daycare

    April 29, 2026

    Kayu Manis dalam “Obat Herbal” Kemasan Menyimpan Bahaya Tersembunyi

    April 29, 2026

    Sinergi Penguatan Unsur Masyarakat Kawasan Sumbu Filosofi Sambut Hari Buruh

    April 29, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026

      Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi

      April 18, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Kesehatan»Unik, Ribuan Warga Sleman Akan Menjadi Orangtua Asuh Nyamuk
    Kesehatan

    Unik, Ribuan Warga Sleman Akan Menjadi Orangtua Asuh Nyamuk

    Paulus Yesaya JatiBy Paulus Yesaya JatiMay 19, 2021No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    SLEMAN, BERNAS.ID – Kabupaten Sleman mulai memakai teknologi Wolbachia untuk semakin menekan angka kasus Demam Berdarah. Teknologi tersebut akan diterapkan di 13 kecamatan yang memiliki endemik tinggi DBD.

    Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Joko Hastaryo mengatakan, untuk jumlah kasus DBD mengalami penurunan daripada tahun 2020. “Di tahun 2020, ada kasus kejadian 810 dengan jumlah meninggal dunia 2,” tuturnya, Rabu (19/5/2021).

    Dari data Dinas Kesehatan Sleman, sejak Januari sampai Mei, tercatat 102 kasus DBD. “Puncak DBD yang biasanya terjadi di Januari relatif sedikit, ada 27 kasus DBD,” katanya.

    Joko menambahkan, pihaknya selama ini telah melakukan sosialisasi pemberantasan DBD dengan 3M. “3M sudah melekat, menguras bak air 1 minggu sekali, menutup bak air, dan mengubur atau memusnahkan tempat-tempat yang berpotensi untuk berkembang biak, seperti ban, barang-barang bekas, dan botol plastik,” bebernya.

    “Selain itu, kami juga melakukan fogging atau pengasapan dan penaburan abate,” imbuhnya.

    Baca juga : Nyamuk Berwolbachia Berhasil Mengurangi Kasus DBD di Kota Yogyakarta

    Tim WMP (World Mosquito World), dr Riris Andono Ahmad menerangkan, teknologi Wolbachia memiliki dampak panjang dengan epifikasi 77 persen, misalnya kalau ada 100 kasus di sebuah wilayah, bisa mereduksi sampai 23 kasus DBD.

    “Uji pelepasan teknologi Wolbachia, kami memberikan akses kepada warga untuk menjadi orangtua asuh. Warga yang terlibat sebanyak 22.223 dari 39 kalurahan yang terdiri dari 588 padukuhan. Mereka akan merawat nyamuk dari telur sampai dewasa selama 14 hari,” imbuhnya.

    Riris mengatakan teknologi Wolbachia ini seperti vaksin, tapi yang divaksin nyamuknya. Ia mengatakan nyamuk yang diberi bakteri Wolbachia, tidak bisa menularkan dengue lagi. “Dari sisi keamanan, teknologi Wolbachia juga memiliki resiko kecil dan ramah lingkungan,” ucapnya.

    “Nyamuk jantan berwolbachia bila kawin dengan nyamuk betina lokal, telurnya akan menetaskan nyamuk berwolbachia. Jadi teknologi ini berkesinambungan, sustainable,” imbuhnya.

    Ia menambahkan rencananya, Jumat besok (21/5/2021), Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo akan meluncurkan secara resmi Teknologi Wolbachia di Pendopo Rumah Dinas Bupati. (jat) 

    DBD Demam Berdarah Kesehatan nyamuk Sleman Wolbachia
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Paulus Yesaya Jati

      Related Posts

      Kayu Manis dalam “Obat Herbal” Kemasan Menyimpan Bahaya Tersembunyi

      April 29, 2026

      Sambut TKAD 2026, Edufun Luncurkan Program Pendalaman IPA Super Intensif

      April 20, 2026

      Lebih dari 1.000 Peserta Hadiri Silatnas dan Halal Bihalal ASPARAGUS XVI di Yogyakarta

      April 17, 2026

      Beat Diabetes 2026 di 35 Kota untuk Gaya Hidup Sehat dan Harapan Remisi Diabetes

      April 12, 2026

      HUT ke-14, RSA UGM Menambah Fasilitas Operasional Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

      April 3, 2026

      Asosiasi Dapur Mandiri Indonesia: Program Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Rakyat dan Kualitas SDM

      March 13, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      Global Home Carnival Louvre Furnishings Group Semakin Diminati, Memadukan Perdagangan, Budaya, dan Promosi Liburan

      April 29, 2026

      CGO IceKredit, Kong Chinang, bergabung dalam GrabX & AI Forward Summit di Jakarta, Mendorong Kolaborasi Tripartit untuk AI yang Bertanggung Jawab di ASEAN

      April 28, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Tak Lagi Kesulitan Air, Warga Semanan Kini Nikmati Layanan IPA Portabel PAM Jaya

      April 29, 2026

      Anggota DPR RI, Esti Wijayanti Sebut Penerapan Pasal Berlapis Bagi Para Tersangka Daycare

      April 29, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.