Bernas.id – Apakah Anda mencari cara menyimpan daging sapi supaya tahan lama? Seberapa sering Anda membeli daging dalam satu bulan? Tidak jarang, orang-orang berbelanja dalam jumlah cukup banyak dan menyimpannya di lemari es hingga berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Apakah Anda tipe seperti ini juga?
Kalau iya, Anda perlu mengetahui cara menyimpan daging sapi supaya tahan lama. Selama Anda menyimpannya dengan benar, daya tahannya dan nutrisinya bisa tetap terjaga bahkan setelah 12 bulan mendekam di freezer, loh.
Nah, agar tidak ada mikroorganisme seperti salmonella atau E. coli berkembang di sana, yuk ikuti tips berikut ini.
Segera Masukkan Kulkas
Cara menyimpan daging sapi supaya tahan lama adalah dengan tidak membiarkannya terlalu lama berada di suhu ruangan. Oleh karena itu, segera masukkan ke dalam kulkas paling lambat satu jam setelah Anda membelinya.
Namun, akan lebih ideal lagi apabila Anda menyimpannya di chiller terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke freezer. Dengan begitu, kualitasnya dapat terjaga karena tidak mengalami perubuhan suhu secara drastis.
Baca juga: Ini Dia 7 Manfaat Kikil Sapi untuk Kesehatan

Bolehkan mencuci daging sebelum disimpan? (foto: sfidnfits)
Jangan Mencucinya
Tidak sedikit orang Indonesia yang mencuci daging sapi yang dibeli dari pasar maupun supermarket sebelum menyimpannya di kulkas. Namun, kebiasaan itu ada baiknya dihentikan. Alasannya, air yang tersisa hanya akan memicu terjadinya freezer burn.
Ditambah lagi, alih-alih menghilangkan bakteri, mencucinya sebenarnya hanya akan memberi peluang pada bakteri dari tempat pencucian piring ataupun air mentah untuk mengontaminasinya, loh.
Bungkus dengan Rapat
Menyimpannya di dalam freezer memang metode terbaik untuk membuatnya tahan lebih lama. Namun, hal tersebut saja tidak cukup. Anda harus menyimpannya di wadah tertutup agar tidak mudah terkontaminasi. Menggunakan plastik ramah lingkungan dan membungkusnya dengan rapat pun juga tidak ada salahnya.
Beri Catatan Tanggal
Agar mudah membedakan daging lama dan baru, ada baiknya Anda mencatat tanggal pembelian di setiap wadahnya. Dengan begitu, daging lama bisa lebih didahulukan.

Menyimpan daging dalam wadah plastic (foto: sfidnfits)
Simpan di Wadah Terpisah
Menghemat tempat dengan menyatukan berbagai jenis sumber makanan di dalam satu wadah yang sama tentu bukanlah ide yang bagus. Bagaimanapun juga, daging sapi memiliki masa tahan paling lama 12 bulan, sementara lainnya bisa saja lebih pendek ataupun lebih lama. Kalau salah satunya sudah lewat masa tahannya, maka hal tersebut juga akan memengaruhi kualitas bahan makanan lain yang disimpan di wadah yang sama.
Potong Sesuai Kebutuhan
Memotongnya dalam ukuran kecil sesuai kebutuhan merupakan salah satu cara menyimpan daging sapi supaya tahan lama yang tepat
Dengan memotongnya dalam ukuran lebih kecil, Anda tidak perlu melakukan kontak tangan dengan daging lain yang belum akan diolah. Selain itu, ukurannya yang kecil tentu akan lebih mudah dicairkan.
Baca juga: Kehidupan Burung di Alam Liar Jerman Pulih dengan Bantuan Sapi
Itu dia cara menyimpan daging sapi supaya tahan lama yang perlu Anda ketahui. Dengan demikian, Anda bisa lebih memastikan kualitas rasa dan kehigienisan sumber makanan yang Anda masak.
