YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Penambahan klaster baru penularan covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa hari terakhir ini terus bertambah.
Sejak hari Kamis penambahan kasus positif covid-19 sudah merangkak diatas angka 400 per harinya. Data per hari Minggu (13/6/2021) tercatat penambahan kasus positif covid menyentuh angka 466.
Selanjutnya pada hari Senin (14/6/2021) teedapat penambahan kasus covid-19 sebanyak 428. Pada hari Selasa (15/6/2021) terdapat penambahan 438 kasus positif covid-19. Dan pada hari Rabu (16/6/2021) terdapat penambahan sebanyak 534 kasus.
Meskipun hanya mengalami gejala ringan, virus covid-19 tidak bisa disepelekan. Namun ada juga yang mengalami gejala yang serius seperti kesulitan bernafas, nyeri dada atau rasa tertekan pada dada, hingga hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.
Baca Juga : 14 Pegawai Positif Covid-19, Dua Kantor Dinas di Balaikota Tutup Sementara
Terus bertambahnya kasus positif covid-19 di DIY tentunya akan menambah beban kerja tenaga kesehatan (nakes). Ditambah dengan minimnya penambahan nakes yang terus bekerja melayani masyarakat, membuat beban kerja nakes semakin menumpuk.
Melalui PPKM Mikro, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebutkan, Pemerintah Daerah DIY akan melakukan pengetatan. Harapannya, semua pihak taat peraturan dan selalu menerapkam protokol kesehatan (prokes) dengan baik dan benar. Selain itu juga diikuti dengan percepatan vaksinasi.
“Kalau tidak mau ketularan, ya pakai masker dan tidak berkerumun. Harapan saya kepada masyarakat, kita sama-sama menjaga, jangan mengumbar egonya sendiri,” ungkap Sultan. (cdr)
