Bernas.id – Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan nama Jerome Polin, bukan? Youtuber asal Indonesia ini selalu membagi kisah sehari-harinya ketika kuliah di luar negeri, tepatnya di Jepang. Seperti cerita yang ia bagian lewat akun Youtube miliknya, Jerome kuliah di luar negeri gratis berkat beasiswa ke Jepang. Apa kalian juga pengen kuliah di Jepang?
Pria asal Surabaya tersebut kini sedang berkuliah di Universitas Waseda secara gratis melalui beasiswa Mitsui Bussan. Nah, mau tahu apa itu beasiswa ke Jepang yang bernama Mitsui Bussan ini dan bagaimana teknis pendaftarannya? Berikut informasinya.
Beasiswa Mitsui Bussan
Beasiswa Mitsui Bussan ini digelar berkat kerjasama Kementrian Pendidikan Republik Indonesia dengan perusahaan asal negeri Sakura bernama Mitsui & Co. Ltd. Beasiswa ini diberikan khusus pelajar Indonesia lulusan SMA yang ingin melanjutkan studi jenjang S1. Dengan beasiswa ini, kalian bisa mengikuti jejak Jerome untuk menjadi mahasiswa universitas di Jepang tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Pendaftaran beasiswa Mitsui-Bussan ini tidak memerlukan biaya alias gratis. Jika lolos seleksi, kalian bisa mendapatkan tunjangan hidup sekitar 145,000 Yen atau Rp19,6 juta per bulan. Kalian juga bisa mendapatkan bantuan biaya tiket pesawat kelas ekonomi untuk pulang pergi (PP) Indonesia-Jepang pada awal dan akhir masa beasiswa. Untuk beasiswa di Indonesia cek di sini.
Ketika menginjakan kaki di Jepang, kalian juga bisa mendapatkan tunjangan kedatangan dengan total nilai 50,000 yen atau Rp 6,7 juta. Tak cukup sampai disitu, beasiswa ini juga memberikan bantuan biaya pendidikan full sampai kalian lulus sekaligus memberikan bantuan biaya untuk kursus Bahasa Jepang.
Saat menjalani masa kursus Bahasa Jepang, kalian akan disediakan asrama atau tempat tinggal gratis juga diberikan subsidi lodging sebesar 5000 yen per bulan. Lalu saat menjalani masa studi, kalian juga mendapatkan subsidi lodging sebesar 25.000 yen dan fasilitas asrama atau tempat tinggal gratis. Kalian juga mendapatkan asuransi kesehatan, kecelakaan, dan penerbangan serta bantuan biaya buku.
Syarat Pendaftaran
Agar bisa mendapatkan beasiswa ke Jepang Mitsui-Bussan ini, kalian harus memenuhi persyaratan berikut:
- Berstatus sebagai warga negara Indonesia.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa studi.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Bersedia mengikuti kursus Bahasa Jepang.
- Punya nilai rapor minimal 80, khususnya di mata pelajaran Matematika, Bahasa Inggris, Kimia dan Fisika untuk jurusan IPA. Jika kalian mengambil jurusan IPS, kalian juga harus memiliki nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Bahasa Inggris, dan Geografi.
Baca Juga: Inilah 24 Sertifikasi di Bidang IT Terbaik di Universitas Mahakarya Asia
Selain memenuhi syarat pendaftaran yang disebutkan tadi, kalian juga harus menyiapkan berkas berikut:
- Surat rekomendasi berbahasa Inggris dari kepala sekolah SMA saat pendaftaran.
- Fotocopy formulir pendaftaran setelah mengisi data secara online pada website resmi beasiswa Mitsui Bussan.
- Foto terbaru ukuran 3 x 4.
- Nilai raport yang telah dilegalisir.
Tak hanya beasiswa Mitsui-Bussan, sebenarnya ada banyak beasiswa ke Jepang yang bisa kalian manfaatkan untuk kuliah di luar negeri secara gratis.
Beasiswa Monbukagakusho
Monbukagakusho merupakan beasiswa dari pemerintah Jepang untuk pelajar Indonesia yang ingin menjadi mahasiswa universitas terbaik di Jepang. Beasiswa Jepang ini terdiri dari berbagai program, yaitu undergraduate dan research student. Program undergraduate dibuka untuk pelajar Indonesia lulusan SMK yang ingin melanjutkan kuliah di Jepang jenjang diploma dan sarjana.
Untuk mengikuti beasiswa Monbukagakusho program undergraduate, kalian harus memenuhi syarat berikut:
- Lulus SMA/SMK/sederajat.
- Berusia maksimal 24 tahun saat mendaftar.
- Memiliki nilai rapor dengan rata-rata 84.
- Sehat jasmani rohani.
- Melampirkan surat rekomendasi saat mendaftar.
Program research student di buka untuk pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi jenjang S2 atau S3. Berikut syarat yang harus dipenuhi untuk mengikuti program research student beasiswa Monbukagakusho:
- Berusia maksimal 34 tahun saat mendaftar.
- Telah menyelesaikan kuliah jenjang D4/S1/S2.
- Memilih program studi yang serumpun dengan program studi sebelumnya.
- Memiliki IPK minimal 3,2.
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris atau Jepang yang dibuktikan dengan sertifikat khusus.
- Sehat Jasmani dan Rohani.
- Melampirkan surat rekomendasi saat mendaftar.
Beasiswa ini tidak memiliki ikatan dinas. Jika lolos seleksi, kalian bisa mendapatkan bantuan biaya hidup per bulan, biaya kuliah penuh, tiket pesawat pulang pergi (PP) Indonesia Jepang, bantuan biaya pembuatan visa, dan tunjangan buku.
Ada banyak profesor sukses dari Indonesia yang berhasil menamatkan studi magister dan doktoral di Universitas Jepang dengan beasiswa Monbukagakusho, seperti Profesor Khairurrijal dan Profesor Suhono dari ITB. Kisah Inspiratif mereka bisa dilihat dalam artikel berjudul Perjalanan Profesor Khairurrijal, Dari Sistelnas hingga Guru Besar ITB dan Perjalanan Profesor Suhono, Guru Besar ITB yang Jadi Sosok di Balik Smart City di Indonesia.
Biaya Hidup dan Kuliah di Jepang
Jika tanpa beasiswa, tentu kalian harus mengeluarkan biaya ekstra tinggi jika ingin kuliah di Jepang. Biaya hidup di Jepang tergolong tinggi. Karena itu,informasi mengenai beasiswa Jepang selalu dinantikan. Nah, kira-kira berapa uang yang harus kita keluarkan jika kuliah di Jepang tanpa beasiswa? Berikut informasinya:
Biaya hidup bulanan (termasuk biaya kuliah) di Jepang untuk pelajar internasional rata-rata mencapai sekitar 138,000 yen atau Rp 18 juta. Jika ingin yang lebih murah, kalian bisa memilih untuk kuliah dan tinggal di wilayah Shikoku yang biaya hidupnya tergolong rendah, yaitu 104.000 yen atau Rp 13 juta per bulan.
Tokyo tercatat sebagai kota di Jepang dengan biaya hidup tertinggi, yaitu mencapai 158.000 yen atau Rp 20,7 juta per bulan. Biaya hidup yang tinggi di Tokoyo dikarenakan biaya sewa dan transportasi yang sangat mahal.
Selain biaya hidup, agar bisa menjadi mahasiswa Universitas di Jepang, Anda juga perlu mengikuti ujian masuk yang juga memakan ongkos sekitar 30.000 yen atau Rp 3,9 juta. Biaya di Jepang juga berbeda-beda, tergantung jurusan yang kita ambil. Biaya kuliah kedokteran gigi tergolong yang paling mahal di Jepang.
Universitas Terbaik di Jepang
Universitas Waseda memang menjadi kampus di Jepang yang populer di kalangan pelajar Indonesia berkat Youtuber Jerome Polin yang sering mengunggah aktivitasnya selama kuliah di kampus tersebut.
Jika kita gali lebih dalam, Universitas Waseda menduduki peringkat ke 13 sebagai universitas terbaik di Jepang. Jepang memang terkenal sebagai negara dengan sistem pendidikan jempolan. Karena itu,mencari universitas terbaik bukan hal yang sulit di negara ini.
Selain Universitas Waseda yang jadi tempat kuliah Jerome, ada beragam universitas terbaik di Jepang. Apa saja universitas terbaik di Jepang? Berikut informasi 5 besar Universitas terbaik di Jepang versi Times Higher Education 2021:
- Tohoku University
- Tokyo Institute of Technology
- Universitas Tokyo
- Universitas Tokyo
- Osaka University
Nah, itulah daftar universitas terbaik di Jepang selain Universitas Waseda. Deretan Universitas di Jepang tersebut bisa menjadi referensi bagi kalian yang ingin kuliah di luar negeri. Informasi lengkap mengenai universitas terbaik di Jepang juga bisa Anda saksikan dalam artikel berjudul Selain Waseda University, Ini Universitas Terbaik di Jepang.
Untuk yang tertarik kuliah di Indonesia, ada baiknya mempertimbangkan Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) adalah perguruan tinggi swasta yang berfokus pada pendidikan berbasis teknologi dan kewirausahaan. Dengan kampus yang berlokasi di Yogyakarta, Jakarta, dan Baturaja.
Raih masa depan dengan mendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Berbagai pilihan program studi yang berkualitas siap menjadi jembatan menuju impian akademik dan karir yang gemilang. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA, dan dapatkan respons cepat serta informasi akurat.
Baca Juga: AI Powered SEO, Strategi Cerdas Optimalkan Bisnis Dibantu Google
Peluang Bisnis Menarik Sambil Kuliah
Kuliah sambil berbisnis bukan lagi impian. Menjadi reseller laptop adalah solusi cerdas untuk mendapatkan penghasilan tambahan tanpa mengganggu jadwal akademik. Dengan bergabung di Adolo, peluang meraih keuntungan terbuka lebar. Setiap penjualan laptop berkualitas akan memberikan komisi menarik, sementara harga bersaing yang ditawarkan mempermudah proses pemasaran. Tak hanya itu, Adolo memastikan reseller mendapatkan akses ke berbagai jenis laptop yang sesuai kebutuhan pasar, sehingga peluang closing semakin besar.***5
