Close Menu
BERNAS.id
    Berita Terbaru

    Pemprov DKI Terus Revitalisasi Resapan, Koalisi JATA Gelar FGD ‘Air Tanah di Tengah Ancaman El Nino’

    May 12, 2026

    MOTIVASI 2026 AKPY-STIPER Mendunia, Diikuti Peserta dari Lima Negara

    May 12, 2026

    Program Magister dan Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Menerima Mahasiswa Baru 

    May 12, 2026

    Imigrasi dan Penghulu Bersinergi Awasi Kawin Kontrak WNA di Sulteng

    May 12, 2026

    Hanya 3 Jam, UMKM Kamwis Purbayan Kantongi Rp 7 Juta

    May 12, 2026
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    • Google News BERNAS
    • Tentang BERNAS
    • Redaksi BERNAS
    • Pedoman Media Siber
    Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
    BERNAS.id
    • Home
    • Regional
      • Internasional
      • Nasional
      • Daerah
        • DK Jakarta
        • DI Yogyakarta
        • Jawa Tengah
        • Jawa Timur
    • Finance

      DIY Jadi Tuan Rumah Pembukaan Seleksi Calon Anggota Industri Kreatif Syariah (IKRA) Tahun 2026

      April 30, 2026

      Ninja Xpress Luncurkan Ninja Cross Border: Dari Indonesia ke Dunia

      April 26, 2026

      XPORIA 2026, Dorong Peran Bank Daerah sebagai Penggerak Ekonomi Ibu Kota

      April 22, 2026

      Bazar XPORIA 2026 Hidupkan Transaksi dan Dongkrak Omzet UMKM

      April 21, 2026

      Bidik ASN Pemprov DKI, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026

      April 20, 2026
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Karir
    • Lifestyle
    • Politik
    • Hukum
    • Other
      • Travel
      • Entertainment
      • Opini
      • Tokoh
      • Budaya
      • Religi
      • Lingkungan
      • Kesehatan
      • Olahraga
      • Desa
      • Beragam
        • Bernas TV
        • Citizen Journalism
        • Editorial
        • Highlight
        • Inspirasi
        • Press Release
        • GlobeNewswire
    • Channel Jakarta
    BERNAS.id
    Home»Nasional»Presiden Bisa Dipilih MPR, Pengamat Politik: Pemerintahan Tak Stabil
    Nasional

    Presiden Bisa Dipilih MPR, Pengamat Politik: Pemerintahan Tak Stabil

    Michael TanBy Michael TanAugust 19, 2021No Comments
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email
    Share
    Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Email

    JAKARTA, BERNAS.ID – Pengamat politik Saiful Mujani mengutarakan kekhawatirannya terkait salah satu aspirasi perubahan konstitusi atau amandemen UUD 1945 yang dapat membuat presiden dipilih oleh MPR. Mujani dalam cuitannya di Twitter, Rabu (18/8), mengtakan bahwa dengan MPR memiliki kuasa untuk memilih presiden, maka MPR juga dapat menjatuhkan presiden yang berakibat pada pemerintahan yang tak stabil.

    “Aspirasi agar presiden dipilih MPR. Ini aspirasi lama ketua MPR sekarang @bambangsoesatyo. Pikirkan secara jernih efek dari kekuasaan MPR memilih presiden itu. Presiden harus bertanggung jawab pada MPR, MPR bisa mengevaluasi presiden kapan saja dan bisa menjatuhkannya,” tulisnya di akun pribadinya, @saiful_mujani. “Bila presiden mudah dijatuhkan pemerintahan bisa tak stabil.”

    Menurut Mujani, pemilihan presiden ataupun penggulingan kekuasaan RI-1 oleh MPR mudah dilakukan mengingat parlemen ini tak bergantung pada partai tertentu. Seperti pada contoh yang telah terjadi, Abdurrachman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur, terpilih menjadi Presiden RI ke-5 karena kemenangan suara di MPR bukan karena suara mayoritas PKB. Ketika itu pun, tak ada partai politik yang memegang suara mayoritas.

    “Keinginan menjatuhkan presiden sangat mungkin karena kekuatan koalisi di MPR tidak bersandar pada satu partai melainkan dengan suara mayoritas mutlak. Koalisi bisa berubah cepat tergantung kepentingan,” jelasnya.

    Baca juga: Ngeyel Tak Bentuk Posko, Satgas Covid Semprot Pemda

    Saiful yang juga pendiri lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) ini menyatakan pemilihan presiden harus tetap dilakukan secara langsung oleh rakyat dan bertanggung jawab kepada rakyat. Dengan dipilihnya kekuasaan legislatif dan eksekutif langsung oleh rakyat, hal tersebut dapat menghindarkan orang-orang yang haus kekuasaan untuk berkuasa.

    “Udah hukum alam bahwa politisi akan selalu haus kekuasaan dan akan cari segala cara untuk berkuasa. Karena itu harus dipagari dengan pembagian kekuasaan yang jelas bahwa cabang kekuasaan itu, legislatif dan eksekutif, harus sama2 dipilih oleh dan bertanggung jawab pada rakyat,” paparnya.

    Seperti diketahui sebelumnya, Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan bahwa UUD 1945 tidak sama seperti kitab suci yang tak boleh diubah. Amandemen UUD 1945, lanjutnya bukanlah hal tabu untuk tujuan penyempurnaan.

    “UUD 1945 memang bukanlah kitab suci, karenanya tidak boleh dianggap tabu jika ada kehendak untuk melakukan penyempurnaan,” ujar Bamsoet saat berpidato di acara peringatan Hari Konstitusi sekaligus perayaan HUT ke-76 MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/8).

    Lebih lanjut, Saiful menyatakan pemberian kewenangan kepada MPR untuk memilih presiden  adalah satu dari tiga aspirasi terkait amandemen UUD 1945. Dua aspirasi lainnya adalah memberi wewenang kepada MPR untuk membuat dan menetapkan Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) yang kini diistilahkan sebagai Pokok-pokok Haluan Negara (PPHN) dan juga dikritisi oleh Saiful.

    Amandemen Bambang Soesatyo Gus Dur Ketua MPR MPR politik Presiden SMRC UUD 1945
    Share. Telegram WhatsApp Facebook Twitter LinkedIn Tumblr Email
    Michael Tan

      Related Posts

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026

      3 Prajurit Gugur di Lebanon Disebut Layak Jadi Pahlawan Nasional

      April 1, 2026

      PELUK ERAT LINTAS GENERASI UII & PENGHORMATAN DOA UNTUK ALMARHUM SYAFARUDDIN ALWI

      March 30, 2026

      Semangat Tanpa Batas dalam Keterbatasan, Ibu Irma dan Jejak Pemberdayaan Disabilitas Melalui PNM Mekaar

      March 25, 2026

      DPRD Sulteng Desak Pemerintah Pusat Evaluasi DBH Tambang

      March 23, 2026
      Leave A Reply Cancel Reply

      Berita Internasional Terbaru

      CGTN: Mengapa dunia menyoroti KTT Tiongkok-AS yang akan datang?

      May 12, 2026

      Movement Berinvestasi di Stableyard untuk Membangun Lapisan Pengalaman Pembayaran Stablecoin yang Menyeluruh

      May 8, 2026
      Berita Nasional Terbaru

      Janabadra Club Dorong Sinergisitas Alumni Nasional untuk Kontribusi Almamater dan Bangsa

      April 13, 2026

      Era Yuldi, Imigrasi Raup PNBP Rp10,4 Triliun

      April 2, 2026
      Berita Daerah Terbaru

      Imigrasi dan Penghulu Bersinergi Awasi Kawin Kontrak WNA di Sulteng

      May 12, 2026

      Hanya 3 Jam, UMKM Kamwis Purbayan Kantongi Rp 7 Juta

      May 12, 2026
      BERNAS.id

      Office Address :
      Jakarta
      Menara Cakrawala 12th Floor Unit 05A
      Jl. MH Tamrin Kav. 9 Menteng, Jakarta Pusat, 10340

      Yogyakarta
      Kawasan Kampus Universitas Mahakarya Asia,
      Jl. Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, 55281

      Email :
      info@bernas.id
      redaksi@bernas.id

      Advertisement & Placement :
      +62 812-1523-4545

      Link
      • Google News BERNAS.id
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      • Kode Etik
      • Verifikasi Dewan Pers BERNAS.id
      BERNAS.id
      Facebook Instagram Threads X (Twitter) YouTube TikTok LinkedIn RSS
      • Google News BERNAS
      • Tentang BERNAS
      • Redaksi BERNAS
      • Pedoman Media Siber
      © 2015 - 2026 BERNAS.id All Rights Reserved.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.