BERNAS.ID – Ada macam-macam program diet dan resep diet sehat di internet. Bahkan sebagian besar pola diet sehat itu dibuat untuk wanita.
Sayangnya, tidak semua tata cara diet sehat sama efektifnya dalam menurunkan berat badan.
Bahkan, sejumlah program diet cepat bisa jadi tidak efektif, sulit diikuti, dan berbahaya bagi tubuh.
Karenanya, pemilihan makanan pola makan diet sehat harus didasarkan pada sejumlah pertimbangan. Dilansir dari Healthline, inilah sejumlah pertimbangan penting tersebut:
• Bergizi seimbang. Rencana dan pola diet harus seimbang serta punya kombinasi vitamin dan mineral yang baik.
• Efektif. Pola makan diet yang dilakukan sebaiknya didukung oleh penelitian dan telah terbukti meningkatkan penurunan berat badan.
• Berkelanjutan. Sifat pola diet sehat tidak terlalu membatasi dan dapat dijalankan dalam jangka panjang.
• Mudah untuk diikuti, sederhana, mudah dijalankan, serta ada panduan yang jelas.
Baca juga: 5 Cara dan Tips Diet ala Artis Korea, Dari IU Hingga Blackpink
Berdasarkan pertimbangan di atas, berikut ini 5 program diet sehat untuk wanita yang bisa dijalankan dengan mudah dan terbukti efektif mengurangi berat badan:
1. Pola makan nabati
Pola diet makan nabati terdiri dari menu makanan yang berasal dari tumbuhan, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Pola diet alami ini bukan diet vegan. Sebab, produk hewani juga terkadang dimasukkan dalam menu makanannya. Produk hewani yang dimaksud seperti daging, ikan, unggas, telur, dan susu.
Pola makan nabati lebih menekankan pada dominasi konsumsi menu sayur dan buah dibanding produk hewani.
Dua jurnal dari National Center for Biotechnology Information, menyatakan bahwa pola makan nabati merupakan strategi efektif untuk membantu mengurangi lemak tubuh.
Penelitian Ambika Satija dari Harvard TH Chan School of Public Health juga menyatakan bahwa diet nabati mampu mengurangi risiko kenaikan berat badan dibandingkan jenis diet yang lain.

2. Diet rendah karbohidrat
Diet rendah karbohidrat melibatkan pembatasan konsumsi gula tambahan dan makanan tinggi karbohidrat.
Kebanyakan jenis pola diet rendah karbohidrat membatasi konsumsi karbohidrat hingga kurang dari 26% dari total kalori harian manusia.
Sebuah review atas 17 penelitian yang dimuat di National Center for Biotechnology Information menyimpulkan bahwa diet rendah karbohidrat lebih efektif untuk penurunan berat badan jangka pendek daripada diet rendah lemak.
Sejumlah penelitian lain juga menyatakan bahwa diet rendah karbohidrat dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh sepanjang hari. Berarti, diet rendah karbohidrat mendukung penurunan berat badan.
Jika diet rendah karbohidrat terlalu ketat atau sulit untuk diikuti, alternatifnya adalah diet karbohidrat yang lebih ringan.
Diet rendah karbohidrat yang lebih ringan memungkinkan seseorang konsumsi makanan tinggi karbohidrat. Akan tetapi porsi makannya harus dibatasi.
Baca juga: Jaga Imunitas, Ini Aneka Diet Selama Kerja dari Rumah
