YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Jogja bekerja sama dengan Paguyuban Pengusaha Pariwisata Prawirotaman Jogja dan Kelompok Kesenian Mergangsan, menggelar Festival Prawirotaman 2021.
Festival tersebut digelar secara hybrid (daring dan luring) Sabtu (13/11/2021) hingga Minggu (14/11/2021). Acara ini digelar untuk menunjukkan potensi dan eksistensi dari kampung Prawirotaman sebagai salah satu destinasi wisata unggulan yang ada di Kota Jogja.
Kepala Dispar Kota Jogja Wahyu Hendratmoko mengatakan, Festival Prawirotaman kali ini mengambil tema “Nyawiji Anggayuh Rasoing Kautaman”. Diharapkan melalui festival ini bakal terajut kebersamaan setiap elemen pariwisata di Kampung Prawirotaman.
“Hal ini akan membangkitkan sektor pariwisata dan menguatkan nilai-nilai tradisi yang menjadi keutamaan kampung Prawirotaman,” katanya, Sabtu (13/11/2021).
Baca juga: Pasar Prawirotaman Jadi Pasar Digital Pertama di DIY, Namun Banyak Pedagangnya Gaptek
Ia memaparkan, Festival Prawirotaman 2021 diisi dengan berbagai kegiatan, meliputi; Pawai Kelompok Seni, Locus Art Performance, Talkshow, Jelajah Prawirotaman, Panggung Kesenian dan Lomba Vlog. Selain itu, Festival Prawirotaman 2021 menampilkan sederet atraksi menarik serta menampilkan bintang tamu band Shaggy Dog.
Baca juga: Prawirotaman Jadi Pasar Perdana di Jogja yang Punya Fasilitas Wifi Gratis
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan Festival Prawirotaman 2021 menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Keberadaan festival ini diharapkan akan mempercepat pemulihan ekonomi utamanya dari sektor pariwisata.
“Kami bergarap event yang digelar dalam kaitan promosi wisata ini bisa membangkitkan wisata dan mampu mempercepat recovery dengan cepat,” katanya.
Creative Director Festival Prawirotaman 2021, Ibnu Prabowo mengatakan ada 20 kelompok seniman dan 7 kelompok seniman penampil yang dihadirkan pada festival kali ini. Di mana para seniman ini akan tampil di beberapa titik di sepanjang Jalan Prawirotaman 1 dan 2.
“Kami juga kolaborasikan antara seni klasik dan modern. Harapannya, ini jadi pemantik dan mengakselerasi kegiatan wisata,” jelasnya. (den)
