Bernas.id – Sebagai pemilik usaha kecil atau UMKM, salah satu keputusan keuangan terbesar Anda adalah menjawab pertanyaan “Berapakah saya harus membayar karyawan saya?” Pertanyaan ini dihadapi oleh sebagian besar pemilik UMKM, terutama mereka yang baru menjalankan bisnisnya.
Sebagai pemilik usaha, tentu saja Anda ingin merekrut dan mempertahankan karyawan bertalenta baik demi pertumbuhan bisnis. Akan tetapi, di sisi lain ada anggaran keuangan yang menuntut untuk mengeluarkan uang sekecil mungkin.
Baca juga: Ingin Kinerja Karyawan Efektif? Kenali Dulu Faktor yang Mempengaruhi
Pertimbangan Awal UMKM Menentukan Gaji Karyawan
Sebelum memutuskan berapa gaji yang diterima karyawan, sebaiknya tentukan dulu berapa banyak uang yang siap dikeluarkan untuk anggaran gaji keseluruhan.
Dengan kata lain, tentukan berapa persentase pendapatan bisnis yang harus digunakan untuk pembayaran seluruh gaji karyawan. Membuat anggaran total akan membantu Anda memastikan apakah keuangan usaha punya dana cukup untuk pembayaran gaji dan perekrutan karyawan di masa depan.
Anda juga perlu mempertimbangkan lokasi geografis bisnis dan lokasi domisili karyawan. Pertimbangan lokasi akan membantu untuk mendapatkan proyeksi biaya transportasi dan biaya lain terkait lokasi. Gaji untuk sebuah pekerjaan yang sama bisa dapat bervariasi karena adanya faktor lokasi. Karena faktor lokasi geografis akan menentukan biaya hidup, biaya transport, biaya konsumsi harian, dan lain-lain.
Bagian yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah karyawan merupakan investasi bagi sebuah bisnis UMKM. Selain itu, pertimbangkan juga beberapa faktor berikut ini:
A. Berapa banyak waktu yang dapat dihemat oleh karyawan dan apa nilainya bagi Anda?
B. Jika karyawan ini dipekerjakan di posisi/jabatan manajerial, dapatkah mereka meningkatkan ROI karyawan lain?
C. Bisakah Anda memberikan kenaikan gaji kepada karyawan ini jika dan atau ketika mereka memintanya?
D. Berapa biaya yang dibutuhkan untuk penyesuaian diri karyawan ke lingkungan kerja?
Baca juga: 5 Cara Penilaian Kinerja Karyawan yang Sederhana dan Efektif
3 Faktor Bagi UMKM Menentukan Gaji Karyawan
Setelah Anda memiliki anggaran total untuk semua gaji dan biaya karyawan, maka pertimbangan yang lebih detail perlu dipikirkan. Berikut ini sejumlah faktor pertimbangan untuk diperhatikan pemilik bisnis UMKM saat menentukan gaji masing-masing karyawan:
1. Jenis Pekerjaan
Hal pertama yang harus dilakukan pemilik usaha ketika membayar karyawan adalah menulis deskripsi pekerjaan yang akan dibebankan secara akurat. Deskripsi ini harus mencakup tugas inti pekerjaan, keterampilan yang dibutuhkan, dan tingkat pengalaman yang dibutuhkan. Sehingga calon karyawan sudah memiliki proyeksi apa saja yang harus dijalankan dan berapa kompensasi yang didapatkan.
2. Gaji Rata-rata
Faktor berikutnya yang perlu dipertimbangkan adalah gaji rata-rata untuk peran yang sebanding di industri Anda. Saat Anda meneliti gaji rata-rata carilah tingkat gaji rendah, rata-rata, dan tinggi untuk suatu pekerjaan. Dari riset itu, buatlah kisaran gaji yang dirasa memenuhi anggaran keuangan bisnis. Tindakan tadi akan memberi Anda fleksibilitas menawarkan gaji sesuai pengalaman calon karyawan.
Baca juga: Tak Ada Duit, Karyawan Jual Gerobak Juragannya
3. Harapan Gaji Kandidat
Kandidat karyawan akan menghadapi Anda dengan ekspektasi jumlah gaji. Kondisi tadi akan membuat Anda, sebagai pemilik usaha, melakukan negosiasi dengan calon karyawan. Saat negosiasi inilah, Anda akan merasakan pentingnya memahami beberapa faktor penentu gaji.
Ketiga faktor individual karyawan memiliki peran besar dalam penentuan gaji. Sehingga, penting bagi semua pemilik UMKM untuk memperhatikan dan memahami faktor-faktor pertimbangan. Akan ada beberapa kali kegagalan, penyesuaian, dan adaptasi antara karyawan dengan pemilik usaha. Proses ini nantinya akan membawa karyawan ke nominal gaji yang lebih serta mengantarkan UMKM ke pertumbuhan bisnis yang lebih menjanjikan.
Dengan pertimbangan tersebut di atas, hubungan karyawan dengan pemilik bisnis akan semakin baik dan positif. Dengan begitu, pertumbuhan bisnis UMKM akan meningkat dan loyalitas karyawan pada perusahaan lebih terjaga.
