Bernas.id – Ketika seseorang mempromosikan produk sebuah bisnis, baik UMKM atau perusahaan besar, maka sebenarnya dia melakukan pemasaran afiliasi. Pemasaran afiliasi bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dengan mempromosikan produk dan layanan dari pihak ketiga.
Bisnis UMKM bisa menggunakan affiliate marketing ini karena menawarkan metode pemasaran yang hemat biaya dan menarget audiens secara spesifik. Jika pelanggan membeli melalui tautan afiliasi, para pelaku pemasaran afiliasi mendapat komisi. Model pemasaran afiliasi didasarkan pada pembagian pendapatan.
Baca juga: 3 Perbedaan Digital Marketing dengan Marketing Konvensional yang Perlu Anda Tahu
Pemasaran afiliasi UMKM cukup menarik bila dibandingkan dengan model pemasaran SaaS, layanan berbasis langganan, dan metode berdasarkan ulasan produk. Untuk berbagai jenis industri UMKM, pemasaran afiliasi adalah cara bebas risiko untuk meningkatkan lalu lintas, meningkatkan kesadaran merek, dan menghasilkan lebih banyak penjualan.
Prospek Cerah Affiliate Marketing di Dunia Digital
Dunia digital bergerak menuju model influencer di mana bisnis dapat menjangkau khalayak yang besar, menciptakan kemitraan dengan afiliasi, dan meningkatkan pendapatan mereka dengan biaya yang lebih hemat. Saat biaya iklan meningkat, program afiliasi menyediakan cara yang ampuh untuk menjangkau pelanggan potensial dengan biaya yang lebih murah.
Pemasaran dengan afiliasi dapat meningkatkan lalu lintas situs web, meningkatkan engagement media sosial, meningkatkan kesadaran merek, meningkatkan bukti sosial, memperluas jangkauan Anda, menghasilkan ROI yang lebih tinggi.
Baca juga: Belajar dari McD X BTS, Ketika Marketing Tidak Lagi Pakai Cara Kuno (Seri 1)
Untuk menyiapkan program afiliasi, tentukan tujuan, pahami kompetisi bisnis UMKM, tentukan struktur komisi, pilih jaringan platform yang cocok, dan analisa data Anda. Untuk menemukan afiliasi, pertimbangkan faktor-faktor seperti kualitas konten mereka, keaslian komunikasi mereka, dan kekuatan kehadiran online mereka.
Bagaimana Memilih Pelaku Pemasaran Affiliate Marketing?
Salah satu prinsip krusial affiliate marketing adalah bagaimana membangun hubungan. Afiliasi hanya akan ingin mempromosikan produk dan layanan dari merek yang mereka percayai ke mereka yang dipercaya. Artinya, para pelaku pemasaran afiliasi ini mempertaruhkan nama dan reputasinya demi produk Anda.
Baca juga: Marketing Digital Mutlak Dimanfaatkan Para Pelaku UMKM
Sedangkan bagi pemilik usaha, affiliate marketing berarti mempercayakan pemasaran produk pada orang asing. Oleh karenanya, ada beberapa pertimbangan bagi pemilik bisnis saat memilih afiliasi dalam metode affiliate marketing. Berikut ini sejumlah pertimbangan penting yang perlu dipahami:
1. Apakah mereka sudah memiliki platform, seperti blog atau website, dengan konten yang berkualitas?
2. Apakah mereka otentik saat berkomunikasi dengan audiens mereka secara online?
3. Apakah mereka jenis orang yang suka bicara, atraktif, dan memiliki persona menarik di mata orang lain?
4. Berapa banyak lalu lintas yang dihasilkan di blog atau medsos mereka? Semakin banyak lalu lintas, semakin tinggi potensi penjualan.
5. Apakah kehadiran online mereka konsisten dan profesonal? Apakah keahdiran mereka selaras dengan citra produk Anda?
6. Apakah mereka memiliki pengikut media sosial yang terlibat aktif? Berapa banyak follower-nya?
Sebelum menerima seseorang untuk masuk ke program afiliasi, Anda perlu mengevaluasi kualitas konten di medsosnya. Lihatlah juga jumlah pengikut sosial mereka, apa yang mereka posting, dan jumlah keterlibatan yang mereka terima.
Setelah Anda merekrut afiliasi yang memenuhi syarat, berikan mereka sumber daya promosi, seperti aset pemasaran berupa konten kreatif. Agar mereka bisa memakai dan mengunggahnya di blog atau saluran media sosialnya. Aset pemasaran berupa konten ini juga berfungsi untuk membangun citra produk sesuai keinginan Anda.
Berikan informasi lengkap ke pelaku pemasaran afiliasi tentang syarat dan ketentuan program affiliate marketing di bisnis UMKM Anda. Kemudian, beri pelatihan tentang dasar-dasar merek Anda, jawab pertanyaan yang mereka miliki, beri mereka tautan afiliasi, dan rencanakan untuk memeriksa kemajuan mereka secara teratur. Setelah itu, rasakan manfaat langsung metode affiliate marketing ke penjualan produk UMKM Anda.
