Bernas.id – Jumlah yang dialokasikan untuk anggaran pemasaran sebuah bisnis harus mencerminkan skala usaha, jumlah persaingan yang ada, daya tarik produk, dan jenis industri di tempat usaha itu berada. Rata-rata, pemilik usaha menganggarkan hingga 8% dari pendapatan tahunan perusahaan.
Banyak usaha kecil saat ini punya kecenderungan tidak menganggarkan anggaran dan strategi pemasaran mereka dengan baik. Artikel ini akan membantu UMKM membuat anggaran pemasaran dengan fokus pada apa yang harus disertakan. Untuk itu, artikel ini akan mencakup:
- Berapa Banyak Dana yang Dihabiskan Usaha Kecil untuk Pemasaran?
- Bagaimana Cara Membuat Rencana Pemasaran Produk Bisnis Kecil Saya?
Berapa Banyak Dana yang Dihabiskan Usaha Kecil untuk Pemasaran?
Ketika sebuah UMKM berada dalam fase awal, kecenderungannya adalah akan ada banyak biaya yang dikeluarkan untuk aktivitas pemasaran, seperti menyebarkan berita tentang produk atau layanan. Industri tertentu, seperti ritel, bahkan bisa perlu mengalokasikan dana yang jauh lebih banyak dari jenis usaha lain untuk aktivitas pemasaran.
Baca juga: 4 Strategi Pemasaran Serta Penerapannya yang Ampuh Datangkan Pelanggan
Idealnya, Anda sebagai pemilik usaha, mesti berbicara dengan orang yang memahami bidang usaha Anda sekaligus memahami pemasaran. Sehingga, Anda akan mendapatkan gambaran tentang apa yang mesti dianggarkan dan dibeli.
Sejumlah variabel yang perlu dihitung saat mengalokasikan biaya untuk pemasaran adalah:
1. Jenis bisnis UMKM Anda
2. Seberapa baik aktivitas penjualan saat ini
3. Seberapa populer produk UMKM Anda
4. Apa tujuan jangka panjang perusahaan Anda
Sebenarnya, tidak ada patokan yang jelas berapa jumlah dana yang harus dihabiskan sebuah bisnis untuk anggaran pemasaran. Akan tetapi, lembaga pemerintah Amerika Serikat yang menaungi UMKM memberi patokan angka 8% dari pendapatan tahunan perusahaan Anda.
Bagaimana Cara Membuat Rencana Pemasaran Produk Bisnis Kecil Saya?
Periklanan sangat penting untuk UMKM, karena tanpanya, konsumen tidak akan mengetahui produknya. Namun, menganggarkan budget pemasaran untuk sebuah UMKM akan sama sulitnya dengan memutuskan saluran pemasaran mana yang digunakan. Sebab, bagaimana pun juga, pada awalnya sebuah bisnis tidak akan tahu saluran mana yang akan direspons baik oleh calon pelanggan.
Baca juga: Agar Jadi Sales Marketing Handal Maka 5 Tugas Ini Wajib Kamu Kuasai
Oleh karena itu, rencana pemasaran yang tepat harus menguji semua saluran yang tersedia, relevan, dan dibuat dengan basis anggaran. Rencana pemasaran UMKM ini nantinya akan bertindak sebagai peta. Nantinya, peta ini akan jadi acuan bagaimana karyawan Anda bertindak sesuai tujuan dan target perusahaan.
Untuk itu, berikut ini variabel-variabel penting yang semestinya dimasukkan dan dipertimbangkan saat membuat rencana pemasaran:
1. Misi Perusahaan
Misi perusahaan itu harus menjawab pertanyaan: Reputasi macam apa yang Anda inginkan saat orang memikirkan perusahaan Anda atau saat mereka mendengar nama perusahaan Anda?
2. Pernyataan Posisi Perusahaan
Pernyataan posisi perusahaan adalah satu atau dua baris kalimat yang menjelaskan bagaimana produk atau layanan UMKM Anda memenuhi kebutuhan pelanggan. Misalnya, pernyataan misi Amazon adalah:
“Visi kami adalah menjadi perusahaan yang paling berpusat pada pelanggan di dunia; untuk membangun tempat di mana orang dapat datang untuk menemukan dan menemukan apa pun yang mungkin ingin mereka beli secara online.”
3. Tujuan Pemasaran
Misalnya, mungkin tujuan utama pemasaran Anda saat ini adalah meningkatkan penjualan bulanan sebesar 30% hingga Oktober 2022. Menetapkan angka dan target secara jelas akan memberikan patokan terukur bagi Anda serta karyawan saat mengukur kesuksesan. Tanpa tujuan yang jelas, tidak ada cara untuk mengetahui apakah pemasaran berhasil atau gagal.
Baca juga: 4 Alat Digital Marketing Paling Efektif Ini Wajib Kamu Gunakan
4. Produk dan Fitur Pemasaran
Produk apa yang harus menjadi fokus bisnis Anda dalam pemasaran? Apa fitur penjualan unik dari masing-masing produk yang mampu menarik pelanggan? Apa yang harus ada dalam semua pesan pemasaran, dan apa yang bisa dikecualikan?
5. Harga Produk
Berapa harga untuk produk yang dipasarkan? Poin harga ini dianggap efektif sebagai salah satu variabel penting dalam aktivitas pemasaran karena akan mempengaruhi asumsi calon konsumen. Memberikan pesan bahwa ada diskon khusus dalam komunikasi pemasaran juga bisa meningkatkan ketertarikan konsumen.
6. Anggaran
Berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh departemen pemasaran? Sekali lagi, budget pemasaran ini harus berupa persentase berdasarkan pendapatan tahunan bisnis Anda. Menentukan angka biaya pemasaran di awal akan membantu Anda memprioritaskan produk mana yang dipasarkan, seberapa besar kampanye dilakukan, dan seberapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk masing-masing produk.
7. Analisis pesaing
Siapa saja pesaing dalam pemasaran produk Anda? Bagaimana produk mereka berbeda? Mengapa produk mereka berbeda? Bagaimana dan mengapa pemasaran mereka berbeda?
Lakukan perbandingan produk dan harga dengan produk Anda sendiri. Analisis tersebut tidak hanya akan membantu pemasaran Anda, tetapi mungkin akan membuat Anda memikirkan kembali beberapa fitur di produk bisnis Anda.
Menetapkan anggaran pemasaran untuk UMKM memang tidak mudah. Jika Anda tidak yakin apa saja yang harus dicoba atau dipertimbangkan saat membuat anggaran pemasaran, cobalah dengan cara awal yang lebih sederhana. Mulailah dengan menentukan tujuan bisnis dan memahami audiens Anda. Setelah itu, cobalah sejumlah platform, saluran, dan teknik pemasaran yang dapat Anda coba. Salah satu platform pemasaran yang menarik saat ini adalah digital marketing. Anda bisa memahami digital marketing lebih komprehensif di artikel pembahasan ini.
