Bernas.id – Penghargaan kelas dunia Clair C. Patterson Award? Yah, penghargaan tersebut mungkin kurang familiar bagi masyarakat Indonesia. Namun, ada banyak para akademisi dan orang-orang hebat dunia yang berhasil meraih Clair C. Patterson Award.
Kabar terbaru yang diterima oleh tim Bernas.id, beberapa waktu lalu ada salah satu profesor asal Hongkong yang menerima penghargaan tersebut.
Profesor Xiang-dong LI, Dekan Fakultas Konstruksi dan Lingkungan, Universitas Politeknik Hong Kong (PolyU), mendapat penghargaan Clair C. Patterson Award 2022.
Penghargaan tersebut ia dapatkan berkat karya dan penemuan inovatifnya dalam bidang geokimia lingkungan, termasuk penelitian di lapangan kontaminasi regional, polusi PM2.5 udara perkotaan, dan asal dan penyebaran resistensi antimikroba.
Sebagai informasi, Universitas Politeknik Hong Kong adalah salah satu universitas negeri terbaik di Hong Kong. Universitas Politeknik Hong Kong juga menduduki posisi ke 66 dalam daftar universitas terbaik dunia versi QS Global World Rankings 2022. Universitas tersebut memiliki fokus yang kuat pada sains, teknik dan teknologi. Universitas tersebut juga menduduki posisi ke 25 sebagai kampus terbaik tingkat Asia dan peingkat kesembilan versi QS WUR Rangking by Subject 2022.
Berdasarkan data tertulis yang diterima Bernas.id, penghargaan Clair C. Patterson diberikan hanya untuk satu penerima setiap tahun oleh Geochemical Society. Hanya orang-orang yang dianggap telah membuat terobosan inovatif dan penting dalam geokimia lingkungan, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Saya sangat bangga mendapatkan penghargaan bergengsi ini. Penghargaan tersebut merupakan bukti adanya pengakuan internasional terhadap dedikasi tim peneliti di PolyU, khususnya dalam bidang lingkungan,, kami berharap penelitian kami akan membawa manfaat praktis bagi Hong Kong dan seluruh dunia,” ucap Profesor Xiang-dong LI, dikutip oleh Bernas.id.
Penelitian Profesor Li mencakup berbagai topik yakni emisi, transportasi serta dampak lingkungan dari polutan logam dan organik, remediasi tanah yang terkontaminasi, beban lingkungan dan implikasi dari kontaminan terkait farmasi yang muncul di lingkungan permukaan.
Profesor Li telah menerbitkan lebih dari 250 makalah, sebagian besar di jurnal internasional terkemuka. Dia juga menjadi peneliti utama dari berbagai proyek penelitian yang didanai oleh Dewan Hibah Penelitian Hong Kong (RGC) dan Yayasan Ilmu Pengetahuan Alam Nasional China (NSFC).
Profesor Li juga menjabat sebagai Direktur Lembaga Penelitian untuk Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan (RISUD), Ketua Profesor Ilmu dan Teknologi Lingkungan, dan Profesor Ko Jan Ming dalam Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan di PolyU.
Baca Juga: Kabar Bahagia, Salah Satu Universitas di Hongkong Tawarkan Beasiswa Pascasarjana
Tentang Clair C. Patterson Award
Seperti yang disebutkan sebelumnya, Clair C. Patterson Award diberikan setiap tahun untuk orang-orang yang dianggap berhasil melakukan terobosan inovatif di bidang geokimia lingkungan yang sangat penting, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat.
Agar bisa mendapatkan penghargaan tersebut,kita harus membuat sebuah karya yang menunjukkan kreativitas tingkat tinggi dan memberikan berkontribusi secara signifikan terhadap pemahaman geokimia lingkungan.
Penghargaan tersebut diinisiasi oleh The Geochemical Society, sebuah organisasi ilmiah nirlaba yang bertujuan untuk mendorong penerapan kimia dalam pemecahan masalah geologi dan kosmokimia.
Organisasi nirlaba tersebut juga bertujuan untuk mempromosikan pemahaman geokimia melalui berbagai program. Keanggotaan organisasi tersebut bersifat internasional dan beragam latar belakang, dan mencakup ribuan ilmuwan dan insinyur dari seluruh dunia.
Orang yang berhasil meraih penghargaan tersebut berhak mendapatkan sebuah medali perak, uang tunai sebesar US$ 750 sertifikat, dan otomatis tercantum dalam Geochemistry Fellow.
