JAKARTA, BERNAS.ID – KPK telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru sejumlah pejabat, termasuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Dikutip dari situs e-LHKPN KPK, Kamis (5/5/2022), Anies, yang melaporkan harta kekayaan terbarunya pada 31 Maret 2022, memiliki kekayaan Rp 10.955.779.684 alias hampir Rp11 miliar.
Dia melaporkan kepemilikan 6 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Jakarta Selatan, Sleman, dan Ponorogo dengan nilai keseluruhan Rp 14.715.962.000 (Rp14,7 miliar).
Baca juga: Anies Baswedan Dan Ridwan Kamil Pamer Kemesraan Makan Bubur Bareng Sebagai Tim Bubur Diaduk
Dari total enam bidang tanah dan bangunan tersebut, dua properti yang terletak di Sleman merupakan warisan dan hibah dengan akta. Sementara sisanya merupakan hasil sendiri.
Di kategori alat transportasi dan mesin, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu melaporkan kepemilikan 3 unit kendaraan yang terdiri dari satu unit mobil Honda Odyssey tahun 2016, motor Vespa tahun 1986, dan motor Kawasaki EX250V tahun 2018. Total nilai kendaraannya mencapai Rp550 juta.
Mantan Rektor Paramadina ini juga mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp 1.367.366.531 (Rp1,36 miliar), surat berharga Rp 61.070.000, kas dan setara kas Rp 1.208.221.107 (Rp1,2 miliar), serta harta lainnya Rp 659.921.865 (Rp659,9 juta).
Selain itu, Anies juga memiliki utang sebesar Rp 7.606.761.819. Jika dibandingkan tahun sebelumnya, harta kekayaan Anies tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp40,2 juta.
Baca juga: Begini Imbauan Ganjar Pranowo Terkait Idul Fitri 2022
Sementara itu, Ganjar Pranowo, yang menyerahkan LHKPN pada 30 Maret 2022, tercatat memiliki kekayaan Rp 11.775.068.380 (Rp11,78 miliar).
Itu terdiri dari delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Purbalingga hingga Bogor dengan total nilai Rp 2.625.827.000 (Rp 2,6 miliar).
Kader PDIP ini juga tercatat memiliki enam unit kendaraan, antara lain Nissan Teana, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Crown, Hyundai Ioniq, motor Viar Scooter, serta sepeda motor Kawasaki ER-6N, dengan nilai total Rp1,62 miliar.
Ganjar juga tercatat memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 705 juta serta kas dan setara kas Rp 6.823.379.630 (Rp 6,8 miliar).
LHKPN-nya juga mencatat kolom utangnya kosong alias tanpa tunggakan. (den)
