SLEMAN, BERNAS.ID – Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (PD IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar konferensi daerah (konferda) untuk memilih Ketua PD IAI periode 2022-2026, Ketua Dewan Pengawas (Dewas), dan Ketua Majelis Etik dan Disiplin Apoteker Indonesia (MEDAI)/ Majelis Kode Etik Apoteker Indonesia (MKEAI).
Pembukaan konferda dilakukan Ketua Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia, apt.Noffendri Roestam,SSi dengan memukul gong, Minggu 28 Agustus 2022 di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta, Minggu (28/8).
Terpilih apt.Hendy Ristiono, MPH sebagai Ketua PD IAI DIY periode 2022-2026. Ketua Dewas, apt.Wimbuh Dumadi, SSi, MH, dan Dr Nanang Munif Yasin, MPharm, Apt sebagai Ketua MEDAI/MKEAI.
Baca Juga Sri Sultan Ikut Beri Masukan Jogja Planning Gallery
Selain itu, juga mengadakan simposium yang dibagi menjadi dua kegiatan. Simposium 1 disampaikan oleh apt.Asri Riswiyanti,S.F.M.Sc, Apoteker Praktisi RSUP Dr Sardjito, dengan judul “Update Standar PKPO terbaru sesuai STARKES” dan Simposium 2 disampaikan oleh apt.Tunggul Wardani,S.Farm, apoteker komunitas dan pengusaha apotek dengan judul “Bisnis apotek, bagaimana prospek, memulai dan perizinannya?”
Ketua PD IAI DIY periode 2018-2022, Dr.apt. Nanang Munif Yasin, MPharm mengatakan konferda dilaksanakan setiap 4 tahun sekali. Dalam konferda dilakukan perumusan program-program kerja pengurus periode berikutnya.
“Ada 5 cabang IAI dari seluruh daerah di Yogyakarta yang mengikuti kegiatan ini. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 1.800 apoteker yang terdiri dari peserta anggota PD IAI DIY dan juga anggota luar PD IAI DIY,” tutur Nanang.
Ia pun berharap organisasi profesi apoteker ini harus mampu menjadi inisiator di bidang kesehatan untuk masyarakat. “Momentum konferda tahun 2022 ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh semua anggota PD IAI DIY untuk kemajuan organisasi dan kemajuan sumber daya kita sebagai para apoteker,” katanya.
“Apoteker memiliki peranan yang besar di kesehatan masyarakat. Apoteker merupakan tenaga kesehatan profesional yang bertanggung jawab untuk meningkatkan kualitas hidup pasien juga masyarakat,” imbuhnya.
Baca Juga Presiden Taiwan Tegaskan Rakyatnya Tak Takut China
Ketua PP IAI, apt.Noffendri Roestam, SSi berharap pengurus baru bisa terus melanjutkan bekerjasama dan kolaborasi dengan IAI Pusat untuk menjalankan program pusat ke daerah. “Kami juga siap mengakomodasi inovasi-inovasi program dari daerah DIY ke nasional,” tuturnya.
“Kami berharap program-program kerja dari DIY akan mengacu dari rencana strategis IAI Pusat yang akan ditetapkan dalam rakernas di Surabaya tanggal 15-16 Oktober nanti agar kolaborasi lebih mudah berjalan,” tutupnya. (jat)
