SLEMAN, BERNAS.ID – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mengamankan empat pelaku perusakan SMA Bopkri 1 Yogyakarta (Bosa) beberapa waktu lalu. Dari identifikasi polisi, dua pelaku masih di bawah umur dan dua pelaku sudah dewasa.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Yulianto mengatakan, saat ini masih dilakukan proses pemeriksaan terhadap empat terduga pelaku tersebut. Menurutnya, penetapan keempat tersangka masih menunggu hasil pemeriksaan. “Baru semalam ditangkap, masih pemeriksaan. Soal penetapan tersangka sampai motifnya belum bisa disampaikan,” jelasnya, Jumat (30/12).
“Nanti setelah selesai pemeriksaan pasti diinformasikan lagi karena memang masih berjalan secara intensif pemeriksanya,” imbuhnya.
Baca Juga Polresta Sleman Beri Keterangan Bocah Perempuan Diduga Kena Peluru Polisi
Diketahui, SMA Bopkri Satu (Bosa) Yogyakarta dirusak sejumlah orang tak dikenal pada Sabtu pagi (24/12) sekira pukul 05.06 WIB. Para pelaku merusak ruangan sekolah, pos satpam, dan pot hias depan sekolah.
Baca Juga Pesan Butet Kertaradjasa Untuk Kaesang-Erina, Ojo Pegatan!
Petugas keamanan (satpam) juga tak luput dari penganiayaan para pelaku perusakan. Dua satpam berinisial HS (31) dan WN (31) mendapat kekerasan di wajah karena hantaman helm dan tangan karena pukulan besi.
Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Timbul Sasana Raharja mengatakan, para pelaku mengancam akan membunuh kedua satpam tersebut jika melaporkan kejadian perusakan tersebut ke polisi. “Para terduga pelaku merusak pos satpam, tanaman hias serta mengancam kalau melaporkan ke polisi akan dibunuh,” tuturnya, Sabtu (24/12). (jat)
