Banyak orang yang bertanya, bagaimana sih agar usaha yang kita jalankan bisa sukses dan bukan sebaliknya mengalami kebangkrutan? Dari hasil observasi dan referensi yang Penulis baca, maka agar suatu usaha atau bisnis kita sukses maka kita harus punya tim yang solid dan punya kemampuan produktivitas yang baik. Bukan sebaliknya, punya tim tetapi tanpa produktivitas. Akibatnya, kalau tim seperti itu bisa runyam jadinya. Usaha yang kita rintis capek-capek bukannya untung tapi malah rugi.
Memang upaya meningkatkan produktivitas kerja satu orang saja sudah termasuk pekerjaan yang sulit, apalagi mengatur sebuah tim. Nah, menurut Penulis, bahwa untuk memimpin sebuah tim, kita sebaiknya harus jeli bagaimana membuat setiap orang di dalamnya bergerak atau action. Bukan hanya kaya ide, tapi miskin keberanian. Dalam konteks ini, setiap orang memang diberikan perhatian serta arahan yang sama. Tinggal selanjutnya bagaimana setiap individu menangkap arahan tersebut dan mengembangkan kemampuannya.
Kita tahu bahwa tidak sedikit kalangan wirausahawan atau entrepreneur berpikir bahwa memberikan kompensasi yang lebih adalah satu-satunya cara untuk meningkatkan produktifitas tim. Padahal pemikiran tersebut amatlah sederhana. Sebenarnya, ada komponen-komponen lain yang turut andil dalam dinamika sebuah tim.
Lantas bagainmana sebenarnya kunci atau kiat sukses Anda membuat tim bekerja secara efektif? Salah satunya yakni dengan komunikasi secara konstan. Datangilah mereka, bicara, dan pastikan mereka mengerti apa yang diarahkan oleh Anda. Hal ini mungkin memakan waktu. Anda dapat membangun efisiensi di prosesnya dengan menggunakan teknologi seperti video. Pastikan Anda mengirim the right message to the right people.
Berikut adalah cara untuk membangun produktifitas sebuah tim seperti yang merujuk pada Mashable.
1. Fokus Langkah Kecil yang Berdampak Besar
Pastikan setiap orang mengerti tujuan yang ingin mereka capai. Setelah itu, apa pun yang dilakukan, mereka akan berpikir kembali apakah taktik yang mereka buat akan mendekatkan atau malah menjauhkan dari target yang dibuat. Sebuah tim terkadang terjebak dalam putaran di mana mereka mencari-cari skenario yang tepat untuk mencapai tujuan. Padahal hal ini memakan waktu yang lama dan tidak efisien.
2. Semua Orang Harus Berkontribusi
Berikan pekerjaan, baik itu besar atau kecil kepada setiap orang yang kira-kira dapat mereka kerjakan dengan baik. Setiap pekerjaan pasti akan bergantung pada peran orang lain. Anda dapat membuat mereka lebih terbuka dalam membantu rekannya yang lain dalam menyelesaikan pekerjaan yang bermasalah.
3. Hilangkan Stres Pekerjaan
Walaupun tidak ada pekerjaan yang tanpa hambatan, tetapi jangan membuat suasana pekerjaan di suatu tim terasa “panas”. Kita pastinya tahu, bahwa ada perusahaan kini berupaya untuk mendapatkan produktivitas yang besar dengan SDM yang sedikit. Tetapi, ada konsekuensi di balik semua itu, efek stres pada pegawai bisa saja terjadi apalagi bekerja sebagai tim yang mana setiap pekerjaan dipanggul bersama-sama konflik internal dapat tersulut dengan mudah. Tidak ada salahnya memberikan suatu yang refreshing, buat mereka kembali rekat sebagai tim yang solid, sehingga dapat bersama-sama berkontribusi terhadap perusahaan.
4. Kobarkan Semangat Bekerja
Untuk membuat orang bekerja dengan semangat, buat mereka kembali merasa kagum pada jenis pekerjaan yang dilakukan. Berikan tantangan-tantangan baru yang membuat mereka kembali belajar dan mengembangkan kemampuannya. Dengan begitu, tidak ada kejenuhan yang terjadi di mana setiap hari mereka melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang. *** ( Joko Indro )
