BANTUL, BERNAS.ID- Ekonomi kreatif merupakan ekonomi yang bersumber pada kekayaan intelektual dengan unsur pendukung utama kreatifitas, keahlian, dan bakat serta salah satu penggerak utama ekonomi kreatif adalah aktivitas industri. Pengembangan ekonomi kreatif memiliki banyak manfaat, baik manfaat secara ekonomi maupun manfaat secara non ekonomis. Dalam perkembangannya, ekonomi kreatif memiliki banyak peluang dan tantangan. Yuk, simak wisata edukasi gerabah kasongan nagsib berikut ini.
Keberhasilan industri gerabah di Kasongan membuktikan bahwa bisnis berbasis seni dan budaya memiliki potensi besar. Namun, agar usaha berkembang pesat, Anda perlu memahami strategi pemasaran, manajemen keuangan, hingga inovasi produk. Dengan mendaftar menjadi Mahasiswa dan mengambil Program Studi Sarjana Manajemen (S1) di Universitas Mahakarya Asia, Anda akan dibekali dengan keterampilan bisnis yang relevan di era digital.
Banyak pelaku UMKM di Kasongan memulai usaha mereka dengan modal terbatas. Namun, keterbatasan bukan halangan untuk belajar dan berkembang! Dengan Beasiswa PBL dari UNMAHA, Anda bisa mendapatkan pendidikan berkualitas sambil tetap menjalankan usaha. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengasah keterampilan bisnis, pemasaran digital, dan inovasi produk tanpa harus khawatir dengan biaya kuliah!
Dapatkan ilmu praktis dan strategis untuk mengelola usaha kreatif secara profesional dan membawa produk lokal ke pasar yang lebih luas. Kunjungi website PMB UNMAHA untuk mendapatkan informasi lebih lanjut!
Wisata Edukasi
Seperti halnya salah satu Desa Wisata yang ada di Kabupaten Bantul yaitu Desa Wisata Kasongan terdapat Wisata Edukasi Gerabah Kasongan Nangsib Keramik berlokasi di Kasongan RT 03 Bangunjiwo Kasihan Bantul. Kerajinan keramik dan gerabah ini termasuk dalam ekonomi kreatif sub sektor kriya.
Nangsib Keramik menjadi salah satu tempat wisata edukasi gerabah di Kasongan dimana nantinya tamu kunjungan akan diajak bersama pembimbing asli warga Kasongan megikuti kegiatan wisata mulai dari jalan-jalan ke kampung melihat proses pembuatan tanah liat, produksi pengrajin gerabah, tempat pembakaran, finishing gerabah, dan sejarah kampung Kasongan dengan berziarah ke makam cikal bakal kampung Kasongan.
Baca Juga: Inilah 10 Sertifikasi di Bidang SDM yang Ada di Universitas Mahakarya Asia
Wisata Edukasi Gerabah Nangsib Keramik buka setiap hari dari jam 08.00 WIB- 17.00 WIB. Pemasaran yang digunakan yaitu melalui media sosial IG: nangsib_keramik, FB: Nangsib Keramik Kasongan, Youtube: NANGSIB KERAMIK KASONGAN. Jika akan berkunjung dan berwisata edukasi bisa kontak melalui Email: nangsibkeramik@gmail.com, Telpon/ WA: 081392626055, 08562949891, atau media sosial Nangsib Keramik.
Gerabah Nangsib
Nangsib Keramik di kelola oleh Dicky Bisma Saputra pemuda asli kasongan, Nangsib Keramik yang dikelolanya tersebut berhasil mengantarkannya menjadi juara kedua Pemuda Pelopor tingkat Nasional bidang pendidikan yang diselenggarakan Kementrian Pemuda dan Olahraga pada tahun 2018. Bisma mampu membuat inovasi baru, gerabah yang dibuat bukan gerabah biasa namun membuat inovasi pembuatan menggunakan alat cetak.
Gerabah Nangsib Keramik didirikan sejak tahun 1990 kemudian pada tahun 2016 diteruskan oleh Bisma dengan mengajak pemuda setempat sebagai pengelola. Awal mula ia mendirikan lembaga pendidikan karena rasa keprihatinan dengan banyak teman pemudanya yang memilih bekerja di luar daerah. Menurutnya mengembangkan potensi daerah yang ada dinilai lebih memiliki nilai positif. Dalam paket wisata para pengunjung dapat belajar membuat gerabah sekaligus membawa pulang hasil karyanya.
Namun, saat di kala pandemi Covid-19 lalu wisata Desa Kasongan sepi pengunjung. Larangan pemerintah untuk melakukan social distancing membuat wisata ini sepi peminat. Pandemi pun memukul usaha perajin gerabah Kasongan. Karena lembaga pendidikan pembuatan gerabah milik Bisma sedang meredup, Bisma harus putar otak agar usahanya terus berjalan. Jika biasanya melayani rombongan yang ingin belajar membuat gerabah, Bisma pun kemudian mengedepankan produksi kerajinan gerabahnya. Dampak pandemi dirasakan bagi industri kerajinan gerabah hanya sekitar satu bulan saja.
Pandemi Melanda
Pandemi Covid-19 telah mereda, seluruh sektor pariwisata perlahan-lahan mulai menerima wisatawan baik secara domestik hingga mancanegara. Salah satu jenis sektor pariwisata yang menjadi tujuan wisatawan adalah desa wisata. Desa wisata merupakan suatu wilayah pedesaan yang memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri baik dari segi lingkungan dan alam maupun kehidupan sosial masyarakatnya, di kelola secara alami untuk menjaga keasliannya, sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan ( Sudibya, 2018 ).
Lembaga Pelatihan Nangsib Keramik mempunyai maksud dan bertujuan untuk berupaya menjadikan LembagPelatihan Kerja gerabah kasongan yang terbaik dan terpercaya di tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional, menyejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program pelatihan gerabah, membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang handal melalui Pelatihan Gerabah Nangsib Keramik Kasongan, memberikan pelayanan terbaik bagi anggota berupa proses belajar mengajar yang berkualitas, kompeten, focus dan terstruktur sesuai tuntutan, menjalin kerjasama atau kemitraan yang baik yaitu kepercayaan dan bersifat kekeluargaan dengan berbagai pihak.
Memiliki Lembaga Pelatihan Sendiri
Lembaga Pelatihan Nangsib Keramik banyak mendapat kunjungan dari sekolah-sekolah maupun instansi yang datang dari Daerah Istimewa Yogyakarta maupun luar Jawa. Jika pendidikan pelatihan membuat gerabah ini diberikan kepada anak-anak yang masih berada di tahap perkembangan atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK), secara tidak langsung kegiatan tersebut akan menambah daya kreativitas, menumbuhkan percaya diri, merangsang kestabilan emosi, melatih kesabaran dan memaksimalkan daya mototrik pada anak. Selain itu jika diajarkan kepada kalangan anak-anak SD, SMP hingga SMA akan menambah skill keterampilan, menambah rasa percaya diri, melatih kesabaran, memberikan experience (pengalaman) baru lagi, menambah kemampuan kreativitas bagi anak muda.
Pelatihan gerabah di Nangsib Keramik mendapatkan fasilitas bahan baku, alat putar, alat cetak, celemek untuk berkegiatan selama satu sampai dua jam lamanya yang dipimpin oleh pemandu lokal, kemudian mendapatkan dokumentasi berbentuk foto dan video selama kegiatan berlangsung, dan sertifikat sebagai apresiasi sudah melakuakn pelatihan di Nangsib Keramik.
Peluang Bisnis Reseller Laptop untuk UMKM Kreatif
Di era digital, pemasaran gerabah dan kerajinan tidak hanya mengandalkan toko fisik, tetapi juga e-commerce dan media sosial. Agar usaha semakin berkembang, Anda memerlukan perangkat yang mendukung produktivitas, seperti laptop berkualitas. Adolo menawarkan peluang reseller laptop yang dapat menjadi tambahan penghasilan bagi para pelaku UMKM. Dengan bergabung sebagai reseller di Adolo, Anda bisa mendapatkan perangkat terbaik sekaligus peluang bisnis baru yang fleksibel dan menguntungkan!***2
Penulis: Annisa Sari Megawati, Mahasiswa Tata Kelola Seni, Pascasarjana ISI Yogyakarta
