SLEMAN, BERNAS.ID – Instiper Yogyakarta mengirim Tim Ekspedisi Atap Bumi Bersujud untuk menaklukan tebing Baturaya di Desa Gunung Raya, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Tim ekspedisi terdiri 9 orang tujuh laki-laki dan dua perempuan.
Baca Juga: Bertutur Melalui Cerita Jadi Cara Efektif Untuk Sampaikan Pesan Kebhinekaan
Rektor Institut Perkebunan Stiper (INSTIPER) Yogyakarta, Dr Ir Harsawardana M Eng, melepas langsung tim ekspedisi Mapala Kapakata INSTIPER Yogyakarta di kampus setempat, Senin, 10 Juli 2023. Ia pun mendoakan tim ekspedisi agar lancar perjalanannya nanti.
Tim Ekspedisi Atap Bumi Bersujud akan membuat jalur baru menuju puncak Tebing Baturaya karena sampai hari ini belum ada tim yang berhasil menaklukan keangkeran dan keganasannya tebing Baturaya.
Sebelum berangkat Wagiman Hadiwijaya, Manager Tim Ekspedisi Atap Bumi Bersujud, mengatakan sampai sekarang ini belum ada tim ekspedisi atau pendaki yang berhasil menaklukan tebing terjal dan tandus di Kalimantan Selatan tersebut. Ia menyebut Tebing Baturaya yang dikenal medannya sulit ditaklukan.
Untuk itu, tim ekspedisi Mapala Kapakata Instiper Yogyakarta, bertekad untuk menaklukan dan membuat jalur baru untuk para pendaki. Ekspedisi akan dilakukan dari tanggal 11-24 Juli 2023.
”Kami sudah koordinasi dengan aparat dan pemerintah setempat, mereka intinya mendukung dan mensuport ekspedisi kami,” jelas Wagiman usai mengikuti upacara pelepasan tim ekspedisi di kampus setempat.
Sebelum berangkat tim sudah melakukan latihan selama tiga bulan memanjat tebing di kawasan Wonogiri, Pacitan dan daerah yang memiliki tebing terjal di Yogyakarta.
Baca Juga: Gunungkidul Usulkan 10 Ruas Jalan Kabupaten Melalui Program Inpres
Sedangkan Hanif Ridho, ketua panitia mengatakan, selain membuat jalur panjat, tapi tim juga akan melakukan pengabdian masyarakat. Sebagai mahasiswa Instiper Yogyakarta sudah seharusnya melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Kegiatan masyarakat yang dilakukan di antaranya, pengamatan budaya masyarakat adat Dayak Meratus di sekitar Tebing Gunung Baturaya. Pendataan dan Pengabdian Masyarakat di Bidang Pertanian dan Perkebunan.
”Kami optimis ekspedisi ini bakal berhasil,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor INSTIPER Yogyakarta, Dr Ir Harsawardana M. Eng dalam pelepasan minta para mahasiswa yang melakukan ekspedisi berhati-hati dan bisa menjaga nama baik perguruan tinggi.
”Kami minta kalian bisa kembali dengan membawa hasil yang positi bagi perguruan tinggi. Kami hanya bisa mengatakan semoga ekspedisi yang saudara lakukan berhasil dengan baik,” tukasnya. (jat).
