YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Gelaran Unboxing Ekspedisi Indonesia Baru diikuti lebih dari lima ratus mahasiswa dan masyarakat umum di Amphiteater, UMY, Rabu (11/10/2023). Mereka antusias mengikuti paparan dari Dandhy Laksono, Farid Gaban, dan Yusuf Priambodo dari tim Ekspedisi Indonesia Baru.
Baca Juga Syawalan Lintas Iman Pupuk Persahabatan Antar Umat Beragama
Tema yang diangkat adalah Kewargaan Ekologis dan Mimpi Generasi Muda Indonesia. Ekspedisi Indonesia Baru merupakan sebuah perjalan keliling berbagai pelosok Indonesia yang melibatkan personel lintas generasi.
“Gelaran Unboxing Ekspedisi Indonesia Baru ini merupakan komitmen dari Program Studi Ilmu Komunikasi dengan Program Studi Ilmu Pemerintahan UMY untuk memberikan ruang dan gagasan kepada mahasiswa dan masyarakat untuk membangun jejaring serta mendapatkan insight tentang keindonesiaan,” tutur Erwan Sudiwijaya, sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi UMY.
Karya film dokumenter dari Ekspedisi Indonesia Baru telah ditampilkan di kanal YouTube Indonesia Baru. Beberapa judulnya seperti Angin Timur, Tanah Tabi, Base Genep-Warisan Bung Karno di Meja Makan, serta The Soulmates. Juga ada lima film dengan durasi masing-masing satu jam dengan payung tajuk Dragon for Sale.
“Gagasan mengadakan unboxing ini adalah membangun kesadaran kewargaan di kalangan mahasiswa,” ujar David Efendi, pengampu mata kuliah Kewarganegaraan.
Menurutnya, apa yang dilakukan dan dihasilkan oleh Ekspedisi Indonesia Baru bisa menjadi teladan bagi mahasiswa, dengan aktif memproduksi konten yang peduli dengan isu ekologis.
Baca Juga Perkuat Peran Guru Dalam Ciptakan Lingkungan Pendidikan Toleran
Ketiga pembicara secara bergantian membagi pengalamannya saat melakukan ekspedisi keliling Indonesia selama 425 hari. Farid Gaban dari generasi Boomer, Dandhy Laksono generasi X, kemudian Yusuf Priambodo generasi Y, dan Benaya Harobu generasi Z. Farid Gaban dan Dandhy Laksono dikenal sebagai jurnalis yang memiliki integritas dan reputasi dalam liputan dokumenter.
Sebelumnya Dandhy Laksono telah beberapa kali diundang ke UMY untuk mengisi kuliah umum mahasiswa Ilmu Komunikasi, terutama dalam mata kuliah Film Dokumenter. (jat)
