BANJARMASIN, BERNAS.ID – Polresta Banjarmasin telah menggelar konferensi pers terkait kasus pengeroyokan yang juga melibatkan pelanggaran Pasal 55 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), Kamis (26/10/2023) .
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana A. Martosumito, S.I.K,M.H, memberikan informasi bahwa terdapat tiga lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya serangan. Lokasi tersebut meliputi Jalan Veteran Gg. Sepakat Jalur III No. 103 Rt. 23 Rw. 02 Kelurahan Kuripan Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin, Jalan Pengambangan Kelurahan Pengambangan Kecamatan Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin, dan Jalan Kuin Selatan Kelurahan Kuin Selatan Kecamatan Banjarmasin Barat Kota Banjarmasin.
Baca Juga : Kapolresta Banjarmasin akan Tumpas Habis Geng Motor yang Meresahkan Masyarakat
“Kelompok motor PASBER 027 (Pasukan Berdarah) telah berdiri sejak tahun 2017 hingga 2023. Para pelaku biasanya berkumpul di parkiran Sudimampir,” ungkapnya.
Dijelaskan bahwa pada hari Minggu, tanggal 22 Oktober 2023, pukul 20.00 WITA, para pelaku berkumpul melalui Grup WhatsApp “SUDIMAPIR MISTERI” di Pasar Sudimampir. Setelah berkumpul, mereka mengadakan pesta minum minuman keras jenis Akhol campur kuku bima.
“Pukul 22.00 WITA, mereka mempersiapkan diri dengan membawa senjata tajam, bendera Pasber 027 (Pasukan Berdarah), dan mercon api untuk merencanakan penyerangan terhadap warga Banjarmasin yang sedang berkumpul atau berjalan. Pukul 00.00 WITA, para pelaku mulai melaksanakan aksinya dengan cara melakukan konvoi di daerah-daerah seperti pekauman, Veteran, Pengambangan, dan Kuin Selatan,” tambah Kapolresta.
Baca Juga : Kejahatan Jalanan Terjadi Lagi di Jogja, Kali Ini di Jalan Batikan
Selain itu, setiap kali para pelaku melewati warga yang sedang berjalan atau berkumpul, mereka menyerang menggunakan senjata tajam yang mereka miliki. Akibat dari tindakan mereka, terdapat 5 korban luka robek di tempat yang berbeda. Barang bukti yang berhasil disita oleh kepolisian termasuk empat belas unit handphone, bendera bertuliskan “we are pasber 2017,” dua buah senjata tajam, dan tiga unit sepeda motor.
“Pelaku melakukan aksi penyerangan ini dengan tujuan untuk membuat Geng motor PASBER 027 (Pasukan Berdarah) menjadi terkenal dan ditakuti oleh warga Banjarmasin,” pungkasnya. (ros)
