Bernas – Pernah dengar tentang keyword planner di Google Ads? Ini adalah alat yang powerfull untuk membantu kamu menemukan kata kunci yang tepat untuk kampanye iklanmu. Baik kamu baru memulai dalam dunia periklanan online atau sudah berpengalaman, memahami cara menggunakan keyword planner bisa memberikan keuntungan besar.
Keyword planner adalah salah satu fitur favorit para digital marketer. Dengan alat ini, kamu bisa menemukan kata kunci yang paling relevan dan mendapatkan perkiraan jumlah pencarian bulanan. Hasilnya, kamu bisa membuat strategi yang lebih efektif dan efisien.
Sebelum kita masuk ke dalam cara penggunaannya, penting untuk kamu tahu bahwa keyword planner juga bisa digunakan untuk meneliti pesaing. Dengan melihat kata kunci yang mereka targetkan, kamu bisa menyusun strategi yang lebih unggul dan menarik lebih banyak trafik.
1. Buka Akun Google Ads Kamu
Langkah pertama adalah memastikan kamu sudah memiliki akun Google Ads. Kalau belum punya, jangan khawatir, proses pendaftarannya cepat dan mudah. Setelah masuk ke dashboard Google Ads, kamu bisa langsung menuju ke alat keyword planner.
2. Akses Fitur Keyword Planner
Setelah kamu masuk ke dalam keyword planner, saatnya mulai eksplorasi. Kalau kamu ingin mencari ide-ide kata kunci baru, pilih opsi Discover new keywords. Fitur ini membantu kamu menemukan kata kunci yang relevan dengan bisnis atau topik yang ingin kamu promosikan. Cukup masukkan kata atau frasa yang berkaitan dengan bisnis kamu, dan Google akan memberikan daftar kata kunci yang mungkin belum terpikirkan sebelumnya.
3. Discover New Keywords
Pilih opsi Discover new keywords jika kamu ingin menemukan kata kunci baru yang relevan dengan bisnis atau produkmu. Kamu hanya perlu memasukkan satu atau beberapa kata kunci terkait, dan Google akan memberikan saran kata kunci lain yang mungkin belum kamu pikirkan.
4. Get Search Volume and Forecasts
Kalau kamu sudah punya daftar kata kunci dan ingin mengetahui seberapa sering mereka dicari, pilih opsi Get search volume and forecasts. Di sini, kamu bisa melihat perkiraan jumlah pencarian bulanan, tingkat persaingan, dan biaya per klik (CPC).
Baca Juga : Cara Menyinkronkan Google Keep dengan Perangkat Lain
5. Analisis Data yang Diperoleh
Setelah mendapatkan data dari keyword planner, langkah selanjutnya adalah menganalisis informasi tersebut. Fokus pada kata kunci dengan volume pencarian yang tinggi dan persaingan yang rendah untuk hasil yang optimal. Kamu juga bisa memanfaatkan fitur filter untuk mengelompokkan kata kunci berdasarkan kategori tertentu.
6. Buat Rencana Kampanye
Setelah kamu selesai dengan analisis, langkah terakhir adalah membuat rencana kampanye. Masukkan kata kunci yang sudah kamu pilih ke dalam iklanmu dan pastikan kamu menargetkan audiens yang tepat. Dengan strategi ini, kamu bisa meningkatkan konversi dan ROI (Return on Investment) dari kampanye iklanmu.
Menggunakan keyword planner di Google Ads sebenarnya cukup mudah, selama kamu tahu langkah-langkah yang tepat. Dengan memanfaatkan fitur ini, kamu bisa menemukan kata kunci yang relevan, mendapatkan wawasan kompetitif, dan akhirnya menciptakan kampanye yang lebih sukses.
Untuk memastikan kesuksesan dalam mengelola iklan dan tugas digital lainnya, pastikan kamu menggunakan perangkat yang tepat.
Jika kamu mengalami kendala pada perangkat, kamu bisa mengikuti arisan laptop di Adolo. Dengan opsi cicilan yang ringan, sistem yang transparan dan dijamin aman, kamu bisa dengan mudah memiliki laptop impian dengan sistem arisan. Arisan laptop di Adolo juga membuka kesempatan untuk kamu yang ingin belajar bisnis. Karena di Adolo akan dilatih bagaimana memulai bisnis dan kamu bisa langsung mempraktikkan dengan menjadi reseller laptop. Wah, menarik kan? Ikut arisan sekaligus belajar bisnis. Ambil kesempatan ini dengan bergabung di Adolo.***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
