JAKARTA, BERNAS.ID – Pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia menggelar pameran di Jepang. Menariknya, produk-produk yang dipamerkan merupakan produk yang selama ini sulit untuk ditembus di negara itu.
Melalui pameran bertajuk ‘House of Handicraft Indonesia Tokyo Jepang (HHT), para pelaku UKM mampu meningkatkan semangat juang, dan meningkatkan kualitas dan produksi Handicraft Indonesia untuk pasar internasional, melalui Tokyo.
“Saya jadi semangat berbisnis saat ini untuk pasar internasional setelah ikut serta ke dalam HHT tersebut,” kata Maria Caecillia Nurcahya, Direktur Canela Home Decorative / Furniture and Home decor khusus kepada pers Rabu (25/9/2024), seraya menambahkan, keuntungan yang di peroleh para peserta lumayan, karena transaksi yang diperoleh ada yang lebih dari Rp50 Juta.
Baca Juga : Dinkop UKM DIY melalui UPT BLUT KUMKM Dorong Transformasi Digital, Tenant Siap Hadapi Era Baru Bisnis
Menurut Maria, upaya HHT untuk memasyarakatkan UKM Indonesia lewat jalur based di Tokyo Jepang sangatlah penting dan berarti sekali.
Selama ini Tokyo atau Jepang mempunyai standar produk yang setara dengan kawasan Eropa Barat, sehingga para pejuang UKM Indonesia tidak mudah. Lewat kerjasama dengan NGO dan pemerintah semua dapat dilalui dengan lancar.
“Bagi kami merupakan satu kepercayaan tinggi melalui Jepang, kita bisa lebih mulus lagi berbisnis ke berbagai penjuru dunia,” ujarnya.
Menurutnya tidak ada masyarakat di dunia, yang tidak mengenal Jepang saat ini.
“Bagi kita semua pun bukan hanya dapat menjadikan Jepang sebagai based pemasaran internasional tetapi juga bisa mengangkat nama Indonesia lewat Jepang berkat Made in Indonesia yang diperdagangkan di Jepang dan semakin meluas pemasarannya di Jepang.”
Rasanya kalau diteliti, tambahnya lagi, tidak ada yang negatif apa pun dengan memasarkan produk Indonesia lewat Jepang. Peserta UKM lainnya dapat pula ikut gabung ke HHT tersebut menanyakan ke: promosijp@gmail.com.
CEO Office Promosi ltd Tokyo Jepang, Richard Susilo mengaku optimis melalui saluran showcase ini, para pelaku UKM Indonesia bisa lebih maju.
“Bahkan tentu saja nama brand usaha kita akan semakin berkibar lebih luas lagi di berbagai penjuru dunia nantinya,” harapnya lebih lanjut.
Baca Juga : Bagaimana Fintech Membantu UMKM di Indonesia, Ini Penjelasannya
Penyelenggara HHT sebuah perusahaan Jepang, Office Promosi Ltd., tersebut juga berharap para UKM Indonesia dapat lebih sukses lagi dalam upayanya memasarkan produk Made Indonesia di Jepang nantinya.
“Kita memang rencanakan dengan baik dan teliti serta menyesuaikan diri dengan situasi lingkungan bisnis yang ada di Jepang sehingga produk Indonesia dapat diterima di masyarakat Jepang,” ungkap Richard Susilo.
HHT merupakan kantor bersama para UKM Indonesia di Tokyo Jepang yang mendapatkan dukungan penuh dari pihak KBRI Tokyo dan semakin banyak diminati oleh para UKM Indonesia saat ini guna bergabung bersama di HHT.
Dengan menyewa di HHT para UKM Indonesia dapat memperoleh alamat dan nomor telepon Jepang sehingga dapat dicantumkan ke dalam kartu namanya sebagai Kantor Perwakilan perusahaan atau UKM Indonesia itu di Tokyo.
Apabila memiliki kantor cabang di Tokyo, akan semakin mudah mendapatkan kepercayaan bagi transaksi bisnis dalam negeri di Jepang.
Di kantor HHT tersebut juga dapat melakukan transaksi dagang, lokakarya, seminar, penataran peningkatan kualitas UKM Indonesia dan berbagai hal layaknya sebuah kantor sehingga kualitas UKM Indonesia dapat meningkat dengan terukur di masa mendatang guna lebih mudah mencapai pemasaran dunia, kata Richard.(FIE)
