SLEMAN, BERNAS.ID – Dihadapan 165 Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Madrasah tingkat SD/MI Muhammadiyah se Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Busyro Muqoddas menyebut pendidikan memiliki kekuatan besar untuk mentransformasikan kehiduoan masyarakat keseluruhan.
Hal itu dikatakan Busyro pada pembukaan Pendidikan Khusus Kepala Sekolah/Madrasah (Diksuspala) Region 1 DIY, Angkatan kedua, di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) DIY, Kamis (14/11/2024).
Diksuspala yang diselenggarakan Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non Formal Pimpinan Pusat Muhammadiyah (Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah) dan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek berlangsung selama 4 hari mulai hari ini hingga Minggu, 17 November 2024.
Baca Juga : Diksuspala Region 1 DIY: Muhammadiyah Terus Berkiprah Mencerdaskan Umat Lewat Pendidikan
“Faktor pendidikan paling fundamental dan mempunyai kekuatan-kekuatan perubahan dahsyat dibandingkan dengan sektor yang lain,” ujar Busyro.
Busyro juga menyampaikan, Muhammadiyah yang didirikan KH Ahmad Dahlan menggerakkan pendidikan dikonstruksikan secara integratif.
“Yakni, paradigma pendidikan yang mengintegrasikan kekuatan spiritual bersumber dari hati nurani,” katanya.
“Ini mempengaruhi akal. Secara spesifik, merujuk pada ilmu filsafat dikenal sebagai akal budi. Kekuatan akal manusia yang dijiwai oleh hati beda dengan akal biasa,” tambahnya.
Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini juga menyebut, pentingnya pendidikan yang sesungguhnya, mengharuskan kembali pada koridor pendidikan sejati.
“Bukan hanya soal pengajaran ilmu pengetahuan semata, tetapi juga mencakup pembentukan karakter, moral dan nilai-nilai kemanusiaan,” katanya.
Baca Juga : Kabinet Merah Putih Resmi Dibentuk, Begini Harapan Muhammadiyah
Busyro juga menegaskan, kalau bangsa ini ingin selamat dalam arti memerdekakan dan memakmurkan rakyatnya, makankembalilah kepada pendidikan sejati sebagai representasi dari pendidikan yang mampu membentuk karakter baik lagi mulia.
“Karena itu kepada seluruh guru Muhammadiyah saya minta agar melaksanakan tugasnya dengan penuh keikhlasan sehingga menjadi mata air keteladanan yang baik bagi para siswanya,” katanya.
Dia juga berpesan kepada para guru untuk membentuk karacter building karena kekuatan spiritualnya. “Berpenampilan sederhana dan tidak berpakaian serba mewah,” katanya. (cdr)
