JAKARTA, BERNAS.ID – Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung, menyampaikan visi dan rencananya dalam pemanfaatan lahan publik untuk mendukung kebutuhan masyarakat Jakarta. Salah satu contohnya adalah rencana pengembangan fasilitas di Jakarta Selatan, tepatnya di kawasan Blok S.
“Sebagai contoh konkret, ada sekolah dengan luas 1,1 hektar, namun hanya memiliki 120 murid. Rata-rata, mereka sudah tidak ada kegiatan sejak pukul 3 atau 4 sore,” ungkap Pramono. Ia mengusulkan agar lahan tersebut dimanfaatkan lebih optimal.
Baca Juga : Posting Foto Bercanda dengan Pramono di Meja Makan, Anies Dukung Paslon 03?
Menurut Pramono, lantai bawah sekolah dapat diubah menjadi area valet parking. Sementara lantai 1 hingga 3 tetap berfungsi sebagai sekolah dengan fasilitas yang lebih lengkap, termasuk lapangan olahraga. Lantai 4 dan 5 diusulkan menjadi walking space, dan area atas difungsikan untuk hunian yang menyasar kalangan menengah ke atas.
Lebih lanjut, Pramono menekankan bahwa pendekatan serupa dapat diterapkan di berbagai aset milik pemerintah daerah (Pemda). “Hampir semua tempat yang dimiliki Pemda maupun pemerintah bisa kita gunakan untuk itu,” ujarnya.
Baca Juga : Debat Final Pilkada Jakarta 2024, Adu Gagasan Tiga Paslon Soal Lingkungan dan Perubahan Iklim
Pramono juga menanggapi perbedaan pandangan dengan mantan Gubernur Anies Baswedan. Pernyataan Pramono ini menanggapi pertanyaan Cagub nomor urut 01, Ridwan Kamil yang menyebut adanya penolakan program Anies Baswedan oleh Fraksi PDIP DPRD DKI.
“Saya sudah berdiskusi langsung dengan Mas Anies. Gagasan dan ide beliau akan saya lanjutkan, walaupun fraksi saya berbeda untuk itu. Bagi saya tidak masalah, yang penting adalah melanjutkan hal yang baik,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dirinya berkomitmen untuk mengadopsi program-program positif dari para pemimpin sebelumnya, seperti Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama, Fauzi Bowo, hingga Sutiyoso. “Inilah yang akan kita bangun untuk Jakarta,” tutup Pramono. (DID)
