YOGYAKARTA, BERNAS.ID – PDIP mengukir sejarah baru dengan mendudukan kadernya di tampuk kekuasaan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta. Duet dua kader internal yaitu Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan yang terpilih sebagai walikota dan wakil walikota Yogyakarta, menandai terjadinya “pecah telur”, sejarah baru kemenangan PDIP selama penyelenggaraan pilkada di Kota pelajar tersebut.
Tercatat, selama era reformasi terhitung telah lima kali sejarah penyelenggaraan Pilkada di Kota Yogyakarta. Namun, dalam kurun dua dasawarsa atau empat kali penyelenggaraan pilkada, PDIP selalu buntu mengorbitkan kadernya di pucuk pemerintah kota Yogyakarta. Diawali dari Walikota Herry Zudianto yang menjabat dua periode sebagai kader PAN. Berikutnya, dalam dua periode dijabat Walikota Haryadi Suyuti dari Partai Golkar.
PDIP sempat berhasil mengusung kadernya namun bukan di pucuk pemerintah, yaitu Imam Priyono sebagai wakil walikota mendampingi Walikota Haryadi Suyuti, pada periode 2011 – 2016.
Baca Juga : DPC PDIP Kota Jogja: Hasil Real Count 99.67 Persen, Paslon Hasto-Wawan Menangkan Pilkada
Kebuntuan akhirnya terpecahkan di Pilkada serentak 2024. PDIP sebagai partai pemilik kursi terbanyak di legislatif berhasil mengawinkan dengan kemenangan di eksekutif.
Merangkul Semua
Eko Suwanto, Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta menjelaskan paska penetapan hasil rekapitulasi suara oleh KPU Kota Yogyakarta tidak ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas hasil pilkada, maka sesuai jadwal segera dilakukan pengambilan sumpah dan janji jabatan Walikota dan Wakil Yogyakarta
“Matur nuwun segenap pengurus, fraksi, satgas, pac, ranting, anak ranting dan segenap anggota dan senior Partai yang secara hebat bergotong royong, berjuang rebut kemenangan bersejarah ini. Terkhusus terima kasih atas kerja keras dan perjuangan Mas KPH Purbodiningrat sebagai Ketua Tim Pemenangan. Matur nuwun warga Kota Jogja yang telah memberikan kepercayaan kepada PDI Perjuangan yang mengusung kader terbaik, Mas Hasto Wardoyo yang telah berpengalaman sebagai Bupati dan Kepala BKKBN. Serta mas Wawan, juga memiliki pengalaman bagus dalam pengembangan ekonomi rakyat,” kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDIP Kota Yogyakarta, Jumat, (13/12/2024)
Menurut Eko kemenangan paslon yang diusung PDIP itu hasil dari pilihan program kampanye terukur dan ilmiah. Ke depan, Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan sebagai Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta setelah terpilih dan mendapatkan kepercayaan rakyat memiliki tugas merangkul semua.
“Kita dukung Mas Hasto dan Mas Wawan mengayomi dan membangun bersama rakyat Yogyakarta agar lebih sejahtera dan bahagia,” kata Eko Suwanto, yang juga Ketua Komisi A DPRD DIY, itu.
Sesuai jadwal pelantikan Walikota – Wakil Walikota terpilih akan dilaksanakan pada 10 Februari 2025. “Ini adalah sejarah pertama kalinya PDIP raih kemenangan, mengusung sendiri kader PDI Perjuangan, berkat dukungan rakyat menangkan Pilkada 2025 di Kota Yogyakarta,” tegas Eko.
Diketahui komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta telah menetapkan hasil rekapitulasi perolehan suara untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta 2024 pada Minggu, 1 Desember 2024.
Baca Juga : PDIP Pastikan Jokowi, Gibran dan Bobby Bukan Kader Lagi
Hasto Wardoyo-Wawan Harmawan, mendapatkan suara terbanyak dengan total 87.485. Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan pasangan calon nomor urut 2, diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
Sementara itu paslon nomor urut 1, Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena, yang diusung gabungan Partai Nasdem, PAN, serta Partai Demokrat. Kemudian Partai Perindo, PKN, Partai Garuda, dan Partai Gelora hanya meraih 45.518 suara.
Paslon nomor urut 3, Afnan Hadikusumo – Singgih Raharjo, memperoleh 63.876 suara. Partai pengusungya adalah Partai Golkar, Partai Gerindra, dan PKS, PPP, PKB, PSI, Partai Buruh, dan Partai Ummat.
Total suara sah yang tercatat dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2024 mencapai 196.879, sedangkan jumlah suara tidak sah sebanyak 11.522. Dengan demikian, total keseluruhan suara sah dan tidak sah dalam Pilkada ini adalah 208.401 suara. (age)
