JAKARTA, BERNAS.ID – Presiden Prabowo Subianto memberikan kesempatan para koruptor bertobat dan mengembalikan uang rakyat yang dicuri.
“Saya dalam rangka memberi apa istilahnya tuh memberi voor, apa voor, apa itu, memberi kesempatan, memberi kesempatan untuk taubat,” kata Prabowo saat berpidato di depan para mahasiswa Indonesia di Kairo, Mesir, Rabu (18/12) waktu setempat.
Prabowo menegaskan,”Hai, para koruptor atau yang merasa pernah mencuri dari rakyat, kalau kau kembalikan yang kau curi, ya mungkin kita maafkan, tapi kembalikan dong.”
Menanggapi hal itu, Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB DPR RI Abdullah, menyambut baik langkah tersebut. Abdullah menegaskan PKB mendukung sikap politik Prabowo .
Baca Juga : Tujuh Jam Diperiksa KPK, Yasonna Ngaku Dicecar Soal Fatwa MA dan Posisi Saat Jabat Menkumham
Gus Abduh, sapaan akrab Abdullah mengatakan Presiden Prabowo serius melakukan pemberantas korupsi di Indonesia .
“Uang rakyat yang dicuri harus dikembalikan, sehingga bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat,” tegas Gus Abduh dalam keterangannya kepada wartawan Kamis (19/12/2024).
Baca Juga : Kinerja Lima Tahun KPK Sukses Kembalikan Asset Recovery Rp2,49 Triliun
Gus Abduh mengatakan, para penegak hukum, baik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) harus semakin serius untuk mengembalikan uang negara yang dicuri para korupsi.
Menurut data kpk, pada periode Januari hingga Oktober 2024, telah menyerahkan Rp 637,99 miliar dari berbagai kasus korupsi ke kas negara. (FIE)
