BERNAS – Membuka rekening untuk anak di bawah 17 tahun bisa jadi langkah awal buat mengajarkan mereka mengelola keuangan. Selain praktis, rekening ini juga bisa digunakan untuk menabung uang jajan atau hadiah ulang tahun mereka. Namun, apakah kamu tahu cara membuat rekening anak di bawah 17? Prosesnya tidak rumit, kok, asalkan kamu memenuhi syarat-syarat tertentu yang sudah ditentukan oleh pihak bank.
Kamu mungkin bertanya-tanya, apa saja sih dokumen yang dibutuhkan dan langkah-langkah yang harus diikuti? Tenang, artikel ini bakal kasih kamu panduan lengkap cara membuat rekening anak di bawah 17 tahun, lengkap dengan tips agar prosesnya berjalan lancar. Yuk, simak selengkapnya!
Syarat Membuat Rekening Anak di Bawah 17 Tahun
Sebagian besar bank di Indonesia sudah menyediakan produk rekening khusus anak dengan berbagai keuntungan, seperti bebas biaya administrasi bulanan. Namun, ada beberapa dokumen wajib yang perlu kamu persiapkan:
1. Kartu Identitas Orang Tua dan Anak
Kamu perlu membawa kartu identitas, seperti KTP kamu sebagai orang tua dan akta kelahiran anak atau kartu keluarga. Dokumen ini penting sebagai bukti hubungan antara kamu dan anakmu.
2. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) Orang Tua
Beberapa bank mensyaratkan NPWP orang tua sebagai pelengkap. Kalau kamu belum punya, jangan khawatir, ada bank yang tidak memerlukannya untuk pembukaan rekening anak.
3. Surat Persetujuan Orang Tua
Biasanya, kamu juga diminta mengisi formulir yang berisi persetujuan bahwa rekening tersebut dikelola atas nama anak. Formulir ini akan disediakan langsung oleh bank.
Langkah-langkah Membuka Rekening Anak
Sudah siap dokumennya? Berikut langkah-langkah praktis cara membuat rekening anak di bawah 17 tahun:
1. Pilih Bank yang Tepat
Setiap bank punya program rekening anak yang berbeda. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya bebas biaya administrasi atau punya fitur kartu debit yang bisa diawasi orang tua.
2. Kunjungi Cabang Terdekat
Setelah memilih bank, kunjungi cabang terdekat bersama anakmu. Jangan lupa bawa semua dokumen yang dibutuhkan agar prosesnya cepat dan mudah.
3. Isi Formulir dan Tanda Tangan
Setibanya di bank, kamu akan diminta mengisi formulir pembukaan rekening. Beberapa bank juga mengharuskan tanda tangan atau cap jempol anak sebagai bagian dari proses verifikasi.
4. Setoran Awal
Setelah formulir selesai, kamu perlu melakukan setoran awal. Jumlahnya bervariasi, biasanya mulai dari Rp50.000 hingga Rp500.000, tergantung kebijakan bank.
5. Aktivasi Rekening
Setelah setoran awal selesai, rekening anak kamu akan langsung aktif. Kamu juga akan diberikan buku tabungan atau kartu debit jika tersedia.
Baca Juga: 7 Tips Menabung untuk Pelajar yang Efektif
Keuntungan Membuka Rekening untuk Anak
Selain belajar menabung, anak juga bisa belajar tentang tanggung jawab finansial sejak dini. Berikut beberapa keuntungan lainnya:
1. Edukasi Keuangan Sejak Dini
Rekening ini bisa jadi alat edukasi agar anak paham pentingnya mengelola uang. Mereka bisa belajar menyisihkan sebagian uang untuk keperluan mendadak.
2. Mudah Mengontrol Pengeluaran
Sebagai orang tua, kamu bisa memantau aktivitas keuangan anak, terutama jika rekening dilengkapi dengan fitur mobile banking.
3. Mendukung Gaya Hidup Digital
Dengan memiliki rekening sendiri, anak bisa mulai memahami bagaimana transaksi digital bekerja, mulai dari transfer hingga pembayaran cashless.
Membuka rekening untuk anak di bawah 17 tahun sebenarnya sederhana asalkan kamu tahu syarat dan langkah-langkahnya. Dengan rekening ini, anak bisa belajar menabung dan mengelola uang sejak dini. Pastikan kamu memilih rekening yang sesuai dengan kebutuhan mereka agar manfaatnya bisa terasa maksimal.
Jadi, selain membantu anak lebih mandiri secara finansial, kenapa tidak sekalian bantu dirimu jadi lebih produktif? Dengan bergabung sebagai reseller Adolo, kamu bisa menambah penghasilan sambil tetap mendampingi anak mengatur keuangan. Klik di sini untuk bergabung sekarang!***
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
