JAKARTA, BERNAS.ID – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, angka kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan sebesar 11 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Namun, jumlah korban meninggal dunia meningkat sebesar 2 persen.
“Kita juga melihat laporan bahwa jumlah laka lantas mengalami penurunan yang cukup signifikan,” ujar Kapolri dilansir dari laman KemenPAN RB, Sabtu (28/12/2024).
Baca Juga : Kapolri Sebut Pemberantasan Korupsi Harus Jadi Perhatian Bersama
Menurut data yang dirilis, terjadi 1.066 kecelakaan selama arus mudik Nataru 2024. Namun, korban meninggal dunia tercatat 149 orang, naik dari periode yang sama tahun lalu. Faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan, terutama di kalangan pengendara sepeda motor, angkutan berat, dan angkutan penumpang.
Untuk mengantisipasi kecelakaan selama puncak arus balik yang diperkirakan berlangsung minggu depan, Polri menyiagakan tim urai dan traffic accident analysis untuk menangani kecelakaan dengan cepat.
“Kelelahan dan kurangnya jarak antar kendaraan menjadi penyebab utama. Oleh karena itu, pengawasan harus diperketat,” ungkap Direktur Penegakan Hukum (Dirgakum) Korlantas Polri Brigjen Raden Slamet Santoso.
Baca Juga : 178 Ribu Orang Gunakan Commuter Jogja-Solo di Angkutan Nataru 2024-2025
Polri juga mencatat telah melaksanakan contraflow dua kali dan 58 kali pemberlakuan one way di jalur arteri demi melancarkan arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat. Arus kendaraan saat puncak mudik pertama menunjukkan peningkatan, namun secara umum lalu lintas cenderung lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya.
Dalam Operasi Lilin 2024, Polri mengerahkan 141.605 personel gabungan TNI, Polri, dan pemangku kepentingan lainnya. Operasi yang berlangsung sejak 21 Desember hingga 2 Januari 2025 ini melibatkan 2.794 posko, termasuk pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu.
Kapolri bersama sejumlah menteri, termasuk Menko PMK Pratikno, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, melakukan tinjauan ke Pos Terpadu Rest Area KM 57 jalan Tol Jakarta-Cikampek. Peninjauan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga keamanan selama libur panjang.
Pengamanan meliputi 61.452 objek, termasuk gereja, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, objek wisata, dan lokasi perayaan Tahun Baru. Kapolri berharap seluruh pihak dapat menjaga koordinasi untuk memastikan kelancaran arus balik serta keselamatan masyarakat. (DID)
