BERNAS.ID, SUKABUMI – Ribuan siswa SMAN 5 Sukabumi menikmati program makan bergizi gratis (MBG) yang digulirkan Presiden RI Prabowo Subianto, Rabu 8 Januari 2025.
Giat hari pertama MBG di SMAN 5 Sukabumi ini dipantau secara langsung oleh Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin. Jumlah siswa/siswi di sekolah ini, 1.334.
Pelajar SMAN5 Sukabumi bilang MBG menyenangkan karena dilakukan bersama-sama dengan siswa/siswi lain, namun soal menu, demikian tetap perlu dilakukan penyempurnaan.
“Enak sih karena makannya bareng-bareng. Masukannya, dagingnya terlalu keras, terus sayurnya kalau misalkan pakai kuah itu jadi asem, tadi saya cobain tapi nggak dilanjut soalnya asem,” ujar Salwa.
BACA JUGA : 50 Makanan Tradisional Khas Jawa Barat yang Paling Nikmat
Pihak sekolah hanya memerintahkan siswa/siswi untuk membawa tumbler atau wadah minum sendiri, dan sendok garpu untuk makan.
Budi Setia Baskara, Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMAN 5 sekaligus penanggungjawab program MBG bilang ada 60 siswa yang memiliki riwayat alergi olahan makanan laut.
“Ada 60 siswa yang mengaku alergi, jadi yang 60 orang ini kita pisahkan. Kebanyakan itu alergi olahan makanan laut,” ujar Budi.
Dia mengatakan, menu dalam pelaksanaan program MBG yang baru dilaksanakan di sekolahnya tersebut, masih aman terdiri atas nasi putih, ayam, sayur dan buah jeruk, plus susu kotak yang sudah dianalisa Badan Gizi Nasional (BGN).
BACA JUGA : Fakta Dibalik Program Petani Milenial Jawa Barat
Sementara itu, Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin meninjau MBG di dua sekolah berbeda jenjang di Kota Sukabumi. SMPN 12 dan SMAN 5.
Bey mengapresiasi, karena MBG di dua sekolah itu disambut antusias oleh para siswa penerima manfaat.
“Di Sukabumi, hari ini saya memantau MBG. Ada 3.025 siswa yang menerima manfaat dari program ini. Tadi saya lihat menunya, anak-anaknya senang,” katanya.
“Di SMA 5 ini hari pertama pelaksanaan, sementara di beberapa sekolah lain sudah dimulai sejak Senin. Saya melihat pelaksanaannya cukup baik,” bebernya.
Bey mengingatkan program MBG masih dalam tahap awal dan dijalankan melalui kerja sama dengan Satuan Pemenuhan Pemberdayaan Gizi (SPPG).
BACA JUGA : Jawa Barat Berlakukan PSBB, Ini Kata Anggota DPRD Bogor Devi
Pemdaprov Jabar telah menganggarkan Rp1 triliun untuk mendukung pelaksanaan program selama setahun ke depan. Selanjutnya, Pemdaprov menunggu petunjuk teknis penggunaan anggaran dari Badan Gizi Nasional.
Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak siswa di seluruh Jawa Barat.
Hal ini sejalan dengan visi Pemdaprov Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan generasi muda sebagai investasi masa depan.(ARIS)
