YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Hingga kini Pemkot Jogja terus melakukan persiapan pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Jogja Agus Tri Haryono menyebut setidaknya sudah ada tiga sekolah yang ditunjuk sebagai pelaksana pilot project program MBG ini. Diantaranya adalah SMKN 4 Jogja, SMPN 10 Jogja, dan SDN Kotagede 1 atau SDN Kotagede 2.
“Total sasaran pada pelaksanaan pilot project ini mencapai 2.720 siswa,” ujar Agus, Selasa (4/2/2025).
Baca juga: PAM Jaya Pastikan Berkontribusi Sukseskan Program MBG
Agus mengatakan satu satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) sudah terbentuk di Kemantren Umbulharjo. SPPG merupakan bentukan langsung dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang di dalamnya terdapat koordinator, ahli gizi, dan akuntan. Seluruhnya bertugas mengawasi persiapan pelaksanaan program MBG.
Agus menambahkan, SPPG ini bekerja sama dengan salah satu yayasan. Nantinya, SPPG akan melayani hingga 3.000 porsi yang mencakup radius hingga 3 kilometer. Ini menjadikan proses distribusi dimungkinkan terjadi antar kemantren. Dia menambahkan, dapur SPPG nantinya akan mengirimkan makanan selama 20 hari kerja, Senin-Jumat.
“Sesuai instruksi kepala BGN dan Wakil Kepala BGN opersional SPPG selanjutnya tanggal 17 Februari sehingga SPPG Umbulharjo akan ikut menyelesaikan terkait pelaksanaan MBG. Hal tersebut berlaku di seluruh Indonesia bukan hanya di wilayah tertentu,” paparnya.
Selain pelajar, ibu hamil dan ibu menyusui juga menjadi sasaran program MBG. Jumlahnya di Kota Jogja mencapai 280 orang. Kini Dinas Kesehatan melalui puskesmas tengah dalam proses pendataan. Sebagai langkah persiapan, Agus menyebut yayasan pelaksana MBG ini telah menerima pelatihan penjamah makanan.
“Dilaksanakan di Kemantren Umbulharjo pada 31 Januari 2025 lalu,” tandasnya. (den)
