JAKARTA, BERNAS.ID – Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa jumlah emas yang berada di Pegadaian mencapai 100 ton, di Bank Indonesia sebanyak 80 ton, dan di BSI sebanyak 17,5 ton.
Erick optimistis ketersediaan emas di Indonesia akan semakin melimpah jika produksi emas nasional mampu digenjot hingga 160 ton per tahun.
Menurut Erick jumlah emas yang beredar di masyarakat mencapai 1.800 ton dan bank emas Indonesia berpotensi menyerapnya.
“Dalam waktu 5 tahun tadi paparan dari Pegadaian saja bisa meningkat sampai 219 ton, belum di BSI kadang-kadang, di BUMN mesti dipanas-panasin supaya bersaing, dan BSI pun kalau 219 ton. Ini sudah hampir 440 ton,” jelas Erick, Rabu (26/2/2025).
Erick melihat banyaknya jumlah emas yang beredar di masyarakat. Potensi lainnya di masyarakat beredar kurang lebih 1.800 ton emas.
“Ada yang di bawah bantal, ada di toilet, di baliknya ada batu bata dimasukin ke dalam situ. Kita harus mulai meyakinkan, menggedor mereka bahwa ini sistem keuangan yang aman buat mereka,” tutupnya.(FIE)
