JAKARTA, BERNAS.ID – Komisaris Utama PT Sari Teknologi Global, Jahja B. Soenarjo, menegaskan pentingnya penguasaan teknologi bagi masa depan Indonesia. Dalam pernyataannya, ia menyoroti peran teknologi dalam membangun daya saing global dan menekankan bahwa Indonesia tidak memiliki masa depan tanpa penguasaan teknologi yang kuat.
“Teknologi adalah masa depan Indonesia. Kita tidak punya masa depan tanpa teknologi. Oleh karena itu, kita harus menguasainya,” ujar Jahja kepada BERNAS.id saat ditemui di Robopark, Pluit Village Mall, Selasa (11/3/2025).
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan robotik dan kecerdasan buatan, PT Sari Teknologi Global menghadirkan inovasi seperti training suitcase AI, yang diklaim sebagai teknologi pelatihan artificial intelligence paling canggih dan satu-satunya di Asia saat ini. Namun, Jahja menyayangkan kurangnya apresiasi dari pemerintah terhadap inovasi dalam negeri.
“Pemerintah harusnya mengapresiasi produk anak bangsa, bukan hanya sekadar memamerkannya. Pejabat negara datang, lihat-lihat, bilang ‘bagus, bagus’, tapi tetap saja impor robot dan teknologi dari luar,” kritiknya.
Ia menegaskan bahwa pengembangan riset teknologi membutuhkan investasi besar dan perjuangan keras. Namun, PT Sari Teknologi Global berkomitmen untuk terus membangun ekosistem teknologi yang mandiri di Indonesia.
Baca Juga : Aplikasi Serbaguna Robotika Lunak Tujuan Umum Wisson Robotics Bersinar di CES 2025
“Kita adalah perusahaan 100% milik anak bangsa. Kita ingin berkiprah dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Saat ini, beberapa pihak dari luar negeri sudah tertarik bekerja sama dengan kami, tapi saya tidak mau didikte. Jika ingin kerja sama, mereka harus investasi dan melakukan transfer teknologi,” tegasnya.
Sebagai bagian dari misinya, Jahja juga menekankan pentingnya penggunaan merek lokal dalam produk teknologi.
“Saya ingin pakai merek Indonesia, Saya Ropi, Robot Pintar Indonesia. Masalah dalamnya ada komponen impor? Itu wajar, tapi brand tetap harus Indonesia,” pungkasnya.
Dengan visi besar ini, PT Sari Teknologi Global berharap bisa membawa Indonesia menjadi pemain utama di industri robotik dan kecerdasan buatan, baik di dalam negeri maupun di panggung global. (DID)
