JAKARTA, BERNAS.ID – Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana, mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta untuk serius mengusut kasus pelecehan seksual yang menimpa 40 siswi di SMK PGRI 5 Kalideres.
Menurut Justin, kasus ini harus mendapatkan perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta demi melindungi para korban dan mencegah kejadian serupa terulang.
“Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Disdik harus serius dalam menangani kasus pelecehan seksual yang menimpa anak-anak kita di SMK PGRI 5 Kalideres. Kejadian ini sangat disayangkan dan amat traumatik bagi korban yang terdampak,” ujar Justin usai memimpin rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta dengan Disdik DKI, Rabu (12/5/2025).
Baca Juga : Apresiasi Anggota Berprestasi, DPRD DKI Luncurkan BK Award 2025
Ia menyayangkan lambannya respons Disdik dan pihak sekolah dalam menangani kasus tersebut. Menurutnya, penanganan yang cepat dan tegas sangat diperlukan agar korban mendapatkan keadilan.
“Disdik seharusnya bergerak lebih cepat. Kasus-kasus pelecehan seksual tidak bisa ditoleransi dan harus diusut dengan segera. Pihak sekolah juga harus bersikap kooperatif dalam mendukung proses hukum yang sedang berjalan,” tegasnya.
Justin juga menyoroti adanya aksi demonstrasi para siswa yang menuntut kejelasan dalam penanganan kasus ini. Ia menilai, unjuk rasa tersebut menunjukkan adanya kelemahan dalam kanal aduan bagi masyarakat terkait kasus pelecehan seksual di lingkungan sekolah.
Baca Juga : Dugaan Pelecehan Seksual, Proses Penjatuhan Sanksi Terhadap ASN RRI Sedang Berlangsung
“Kami juga menyoroti aksi demonstrasi siswa yang menuntut keadilan. Seharusnya demo itu tidak perlu terjadi kalau ada kanal aduan yang tersosialisasi dengan baik dan kasusnya langsung diusut,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Justin menegaskan bahwa pelaku pelecehan seksual harus dihukum tanpa pandang usia atau status. Ia menekankan bahwa pelecehan dalam bentuk apa pun adalah kejahatan yang harus ditindak tegas.
“Siapa pun itu, pelaku pelecehan seksual harus dihukum demi memberikan keadilan kepada para korban. Dalam hal ini, penegak hukum dan Disdik harus berpihak kepada korban,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Fraksi PSI Jakarta siap mengawal kasus ini hingga tuntas. “Proses hukum harus tetap berjalan. Para pelaku harus ditindak, meskipun hanya ada satu korban yang berani melapor,” pungkasnya. (DID)
