JAKARTA,BERNAS.ID – Jurubicara PDIP Guntur Romli menyatakan, pertemuan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, berkomitmen untuk saling menjaga komunikasi untuk kepentingan strategis nasional.
“Presiden Prabowo dan Ibu Megawati berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi, terutama jika menyangkut kepentingan-kepentingan strategis nasional dan internasional yang akan berdampak kepada nasib rakyat dan masa depan bangsa serta negara Indonesia,” ujar Guntur dalam keterangannya, Rabu (9/4/2025).
Baca Juga : Sri Mulyani Sebut Tarif Trump Abaikan Ilmu Ekonomi
Sementara itu, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan, Pertemuan Prabowo dan Megawati dapat membuat suasana politik teduh.
Muzani menerangkan kalau Megawati mengharapkan masa kepresidenan Prabowo bisa efektif untuk kebaikan dan kesejahteraan rakyat.
“Kalau perlu, silakan pakai PDIP sebagai instrumen memperkuat pemerintahan, tapi tetap di luar koalisi,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (9/4/2024).
Baca Juga : Buka Sarasehan Ekonomi, Prabowo Singgung Tarif Trump dan Kemandirian Ekonomi
Meski di luar pemerintahan, Muzani, PDIP kasih sinyal dukungan buat kebijakan pro-rakyat. Mega kata Muzani ingin Prabowo sukses jadi Presiden dan bisa manfaatin kekuatannya demi rakyat.
“Jadi, ini soal komitmen terhadap negara, bukan bagi-bagi kursi,” ungkap Muzani.
Muzani menilai, pertemuan itu, bukan sekadar nostalgia politik, tapi bentuk nyata gotong royong kebangsaan. Di tengah dunia yang makin nggak jelas arahnya, Indonesia butuh pemimpin yang saling sapa, saling rangkul.
Selain itu, Pemimpin harus tunjukkan contoh. Bersatu, saling gandeng tangan, menghadapi tantangan ekonomi.
“Ini bukan masa buat berseteru, tapi masa buat bahu-membahu,” tutup Muzani. (FIE)
