YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sosok politisi muda yaitu Solihul Hadi, kembali memimpin DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Jogja. Kepastian itu menyusul setelah menunggu rekomendasi DPP PKB terkait hasil Musyawarah Cabang (Muscab) pada 4 April 2026, lalu.
Sebagai kandidat petahana, Solihul kembali mendapatkan kepercayaan untuk menahkodai DPC PKB Kota Jogja periode 2026 – 2031 Sebelumnya, Solihul bersaing dengan kandidat lain yaitu Eko Djoko Widiyatno. Dua nama tersebut diajukan ke DPP sebagai hasil rekomendasi Muscab.
Salah satu mandat partai yang akan menjadi fokus kepengurusan DPC PKB Kota Jogja kedepan adalah terkait kaderisasi. Kaderisasi dianggap masih banyak evaluasi terutama dari kalangan muda, generasi Z yang terbilang masih minim.
Baca Juga : PKB Jogja Gelar Muscab, Dinilai Mampu Sinergis dengan PCNU
Solihul mengungkap, pada periode sebelumnya DPC PKB Kota Jogja hanya mampu menjaring 470 kader berusia di bawah 35 tahun. Jumlah itu menurutnya masih kurang, sehingga di periode saat ini pihaknya akan fokus menjaring kader partai dari usia muda.
Penggalangan massa partai dari kalangan anak-anak muda itu juga sebagai bentuk persiapan mencapai target lima kursi dari lima daerah pemilihan (dapil) di pemilu mendatang. Supaya dapat menambah tiga kursi yang telah didapat pada Pemilu 2024.
“Bukan kami tidak percaya kepada yang sepuh-sepuh, tapi ini perpaduan yang tidak bisa dianggap sederhana, karena suara besok (Pemilu 2029) itu didominasi oleh suara Gen Z,” ujar Solihul Kamis (11/6/2026).
Politisi yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Komisi D DPRD Kota Jogja itu kembali menyatakan, untuk mencapai target lima kursi pihaknya juga sudah menyiapkan sejumlah strategi. Misalnya dengan mulai memetakan kader-kader potensial untuk maju sebagai calon legislatif.
Baca Juga : Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Bersyukur Atas Putusan Majelis Hakim Tipikor
Para calon yang masuk dalam penjaringan akan mulai bergerilya menyerap dukungan pada tiga dapil yang masih kosong. Berdasarkan pengalaman di pemilu sebelumnya, Solihul mengklaim para calon sudah cukup potensial dalam mencari suara. Sehingga di pemilu mendatang tinggal dilakukan penguatan.
“Dari tiga dapil yang belum mendapatkan kursi, itu sudah menghimpun suara ideologis yang kekurangannya hanya sedikit,” ucap politisi asal dapil 5, itu.
Maka menurutnya, kebutuhan lain yang tidak kalah penting adalah munculnya kader kader yang siap bertarung yang dibekali kemampuan secara kapital.
Selain Solihul Hadi yang kembali terpilih sebagai ketua. Dalam kepengurusan DPC PKB Kota Jogja periode 2026-2031 nama-nama baru juga mengisi jabatan struktural. Seperti Ning Rere sebagai sekretaris dan Fathurrosul di jabatan bendahara. (age)
