BERNAS – Saat kamu baru masuk dunia kerja, terutama di bidang sales dan marketing, posisi Account Executive (AE) sering jadi batu loncatan pertama. Tapi, kamu mungkin bingung, apa sih sebenarnya bedanya antara Junior dan Senior Account Executive?
Tenang, artikel ini bakal bantu kamu memahami dengan cara yang simpel, relatable, dan pastinya cocok buat kamu yang lagi galau soal jenjang karier. Yuk, kita bahas bersama perbedaan peran, tanggung jawab, dan skill yang dibutuhkan!
Perbedaan Junior dan Senior Account Executive
Mengetahui perbedaan Junior dan Senior AE itu penting biar kamu bisa menyesuaikan target karier dan tidak salah langkah. Apalagi, posisi ini bukan cuma soal umur atau lama kerja, tapi juga soal skill, mindset, dan tanggung jawab.
1. Pengalaman Kerja yang Dimiliki
Junior AE biasanya masih di tahap awal karier, dengan pengalaman kerja 0–2 tahun. Sedangkan Senior AE sudah punya jam terbang lebih tinggi, minimal 3–5 tahun bahkan lebih.
2. Tingkat Tanggung Jawab Harian
Junior lebih fokus pada tugas-tugas teknis kayak follow up klien, buat laporan, dan bantu campaign. Senior AE justru lebih banyak handle strategi, negosiasi besar, dan client relationship management.
3. Kemandirian dalam Mengambil Keputusan
Junior butuh supervisi dan arahan dari atasan. Tapi kalau kamu sudah jadi Senior, kamu bisa ambil keputusan penting tanpa harus menunggu persetujuan terus-menerus.
Tugas Utama Junior vs Senior AE: Mana yang Cocok Buat Kamu?
Biar makin paham, kamu juga harus tahu apa saja tugas yang biasanya dibebankan ke masing-masing posisi ini.
4. Junior AE Fokus ke Eksekusi
Tugasnya lebih ke implementasi: dari mengatur meeting sampai update dokumen dan bantu riset pasar. Cocok buat kamu yang baru mulai dan ingin belajar dari bawah.
5. Senior AE Fokus ke Strategi & Client Management
Senior biasanya jadi jembatan antara perusahaan dan klien besar. Mereka memikirkan strategi jangka panjang dan bagaimana cara mempertahankan klien lama sambil tarik yang baru.
Skill yang Dibutuhkan di Setiap Level AE
Skill jadi kunci utama untuk naik level. Nah, ini dia perbedaan skill set yang kamu butuhin sebagai Junior dan Senior AE.
Junior: Komunikasi & Manajemen Waktu
Di tahap awal, kamu harus bisa komunikasi dengan jelas dan atur waktu dengan efisien. Itu fondasi penting buat membangun karier AE.
Senior: Negosiasi & Leadership
Kalau kamu ingin jadi Senior, kemampuan negosiasi dan kepemimpinan harus diasah. Kamu harus bisa mimpin tim dan menjaga hubungan jangka panjang dengan klien besar.
Gaji dan Jenjang Karier AE: Biar Kamu Semakin Termotivasi
Siapa sih yang tidak ingin tahu soal gaji dan prospek karier?
Gaji Junior AE Masih di Entry-Level
Biasanya, Junior AE digaji sesuai UMR atau sedikit di atasnya, tergantung kota dan perusahaan.
Gaji Senior AE Bisa Tembus Dua Digit
Senior AE sudah masuk kategori mid–high level. Dengan pengalaman dan portofolio yang solid, gajinya bisa dua hingga tiga kali lipat Junior.
Soft Skill yang Jadi Pembeda Utama AE
Kadang bukan cuma teknis, tapi hal-hal kecil yang kelihatan ‘remeh’ justru bikin kamu naik level.
Junior: Belajar Mendengar Aktif
Kamu harus jadi pendengar yang baik dulu sebelum bisa jadi pemimpin.
Senior: Punya Inisiatif Tinggi
Senior AE biasanya bisa melihat peluang sebelum orang lain sadar itu peluang. Inisiatifnya tinggi dan selalu selangkah lebih maju.
Baca Juga: Ingin Buat Public Account? Inilah Konten yang Diminati
Mau Naik Level Jadi Senior AE? Jangan Lupa Perangkat yang Mendukung!
Kalau kamu ingin naik kelas jadi Senior AE, tidak cukup hanya upgrade skill. Kamu juga butuh perangkat kerja yang mendukung performa kamu.
Cek PT Adolo Coaching Mentoring, seller laptop terpercaya yang siap bantu kamu tetap produktif dan efisien. Dari laptop bertenaga tinggi buat presentasi klien sampai aksesoris penunjang kerja sales semuanya ada di sini. Cocok banget buat kamu yang serius ingin berkembang sebagai Junior maupun Senior Account Executive!
Bingung Mulai dari Mana? Coba Konsultasi Dulu!
Nah, setelah kamu ngerti perbedaan peran dan skill antara Junior dan Senior AE, sekarang saatnya mikirin langkah nyata buat ningkatin potensi karier kamu. Salah satu jalur terbaik? Kuliah di kampus yang emang fokus nyiapin kamu buat dunia kerja digital dan profesional kayak UNMAHA!
Yuk, cek info lengkap Pendaftaran Mahasiswa Baru UNMAHA yang bisa bantu kamu pilih program studi sesuai passion dan tujuan karier kamu. Kamu bisa mulai dari memilih jurusan atau prodi yang tersedia di sini. Butuh konsultasi langsung? Tenang, kamu bisa langsung chat Admin UNMAHA via WhatsApp untuk tanya-tanya lebih lanjut. Tidak perlu ragu, masa depan kamu dimulai dari keputusan hari ini!
Omnichannel Sales Growth: Solusi Buat AE Zaman Sekarang
Kamu tidak bisa lagi cuma andalkan satu channel buat closing. Dunia sales sekarang sudah berubah!
Pelajari lebih lanjut soal Omnichannel Sales Growth dan bagaimana cara kamu bisa adaptasi sebagai AE modern yang relevan dan perform.
Editor: Mahfida Ustadhatul Umma
