BERNAS – Kamu pasti pernah dengar cerita tentang kenshusei Jepang alias peserta magang kerja dari Indonesia yang berangkat ke Negeri Sakura. Banyak yang bilang gaji mereka bisa sampai jutaan rupiah setiap bulan. Tapi, benarkah segede itu? Atau cuma rumor belaka?
Program kenshusei memang jadi impian banyak anak muda karena menjanjikan pengalaman kerja internasional dan gaji tinggi. Tapi kamu juga perlu tahu gambaran nyatanya, supaya bisa mempersiapkan diri sejak sekarang. Apalagi, program ini punya syarat dan jalur seleksi yang cukup ketat.
Apa Itu Kenshusei Jepang?
Sebelum kamu tergoda oleh jumlah gajinya, pahami dulu makna sebenarnya dari kenshusei. Program ini merupakan bentuk pelatihan kerja teknis yang diperuntukkan bagi pemuda dari negara berkembang, termasuk Indonesia, agar bisa bekerja dan belajar di Jepang.
Kamu akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan Jepang sebagai tenaga kerja magang. Jadi selain mendapatkan keterampilan, kamu juga akan memperoleh gaji layaknya karyawan lokal.
1. Gaji Kenshusei Bisa Capai Jutaan Rupiah
Nah, ini yang paling bikin penasaran. Gaji kenshusei Jepang memang bisa mencapai jutaan rupiah per bulan. Dalam beberapa kasus, bahkan ada yang mengumpulkan hingga puluhan juta rupiah selama masa kontrak tiga tahun.
Rata-rata, gaji pokok per bulan berkisar antara 90.000 hingga 150.000 yen. Kalau dikonversikan ke rupiah, kamu bisa mendapatkan sekitar Rp9 juta sampai Rp15 juta per bulan tergantung kurs dan lokasi kerja.
Namun, perlu diingat bahwa gaji tersebut belum dipotong pajak, asuransi, dan biaya hidup selama di Jepang. Jadi penting buat kamu menyusun anggaran dengan bijak supaya tetap bisa menabung.
2. Fasilitas dan Tunjangan yang Didapat
Selain gaji, peserta program kenshusei juga akan mendapatkan berbagai tunjangan dan fasilitas. Biasanya perusahaan akan menyediakan tempat tinggal, biaya transportasi, bahkan pelatihan bahasa Jepang sebelum keberangkatan.
Beberapa perusahaan juga memberikan bonus atau uang lembur jika kamu bekerja melebihi jam kerja standar. Ini artinya, peluang mendapatkan tambahan penghasilan sangat terbuka.
3. Pengalaman Kerja Internasional
Gaji memang penting, tapi jangan lupa bahwa pengalaman kerja di Jepang juga sangat berharga. Kamu akan dilatih untuk disiplin, bekerja sesuai standar tinggi, dan memahami etika kerja masyarakat Jepang.
Pengalaman ini akan menjadi nilai tambah luar biasa ketika kamu pulang ke Indonesia. Banyak alumni kenshusei yang sukses bekerja di perusahaan besar, bahkan ada yang membuka usaha sendiri dengan bekal keterampilan yang didapat.
4. Syarat Mengikuti Program Kenshusei
Sebelum kamu bisa terbang ke Jepang dan menikmati gaji jutaan rupiah, tentu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Berikut beberapa kriteria umum yang harus kamu siapkan:
Usia antara 18 hingga 30 tahun
Lulusan minimal SMA/SMK atau sederajat
Sehat jasmani dan rohani
Tidak memiliki catatan kriminal
Siap mengikuti pelatihan bahasa Jepang sebelum berangkat
Beberapa lembaga pelatihan atau sending organization juga menetapkan persyaratan tambahan, seperti tinggi badan minimal atau pengalaman kerja di bidang tertentu.
5. Masa Depan Setelah Menjadi Kenshusei
Setelah masa kontrak selesai, banyak kenshusei yang berhasil meniti karier lebih tinggi. Ada yang diterima kembali bekerja di Jepang melalui program tokutei ginou (visa kerja keterampilan khusus), ada pula yang membuka usaha di Indonesia dengan modal dan pengalaman yang cukup.
Nah, kalau kamu punya mimpi besar seperti mereka, kamu bisa mulai menyiapkan diri sejak dari bangku kuliah. Pilih jurusan yang mendukung karier internasional seperti teknik, bahasa Jepang, atau manajemen industri. Ini bisa jadi batu loncatan terbaik.
Kalau kamu masih bingung mau kuliah di mana, Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA) bisa jadi pilihan tepat. UNMAHA punya program studi unggulan yang mendukung peluang karier global, termasuk untuk kamu yang ingin mengikuti jejak kenshusei. Butuh tanya-tanya dulu? Langsung hubungi adminnya via WhatsApp.
Jadi, serius nih, kenshusei Jepang bisa dapat gaji jutaan rupiah per bulan. Tapi tentu semua itu butuh proses, persiapan, dan komitmen. Jangan hanya tergiur nominalnya saja, karena pengalaman, keterampilan, dan mental juga harus kamu bangun.
Daripada hanya mimpi, yuk mulai langkah kecil kamu dari sekarang. Kuliah di kampus yang mendukung mimpi kerja ke Jepang bisa jadi titik awal kamu untuk sukses. Salah satunya ya di UNMAHA, yang sudah siap mendampingi kamu menuju masa depan cerah.***
Editor: Tiyo Andusti
