ANKARA, BERNAS.ID – Ketua DPC Peradi RBA Yogyakarta Ahmad Mustaqim, S.H., M.H., CPL., CLE sekaligus Wakil Sekjen ILC Turki menghadiri undangan International Kongres Labour Digitalization and Social Justice, yang diselengarakan di Ankara, Turki sejak tanggal 18-21 April 2025.
Acara international kongres tersebut juga membahas terkait isu-isu global dan international terkait dengan masalah dampak globalisai, digitalisasi di dunia kerja kemudian masalah keadilan atau kepastian pendapatan atau distribusi upah dalam dunia kerja.
“Kemudian dampak dari transformasi digitalisasi untuk serikat pekerja dan juga terkait dengan solidaritas dan hubungan organiasasi pekerja tingkat internasional, dan lain-lain,” ujar Ahmad Mustaqim, Selasa (22/4/2025).
Baca Juga : Delapan Buruh Sawit Mengadu ke DPRD Sulteng, Terkait Tudingan PT. ANA
Acara tersebut diikuti oleh semua negara anggota organiasasi ILC (International Labour Confederation) yang dipimpin oleh Presiden Ali Yasin dari Turkiye.
Dijelaskan Ahmad Mustaqim, kongres di Ankara Turki ini dihadiri kurang lebih 33 organisasi dari 25 negara dan tamu undangan atau narasumber dan Panelis dari beberapa negara lain.
Ahmad Mustaqim juga menyambut baik dan mengapresiasi international kongres tersebut karena disitulah ajang untuk antar negara sama-sama memikirkan terhadap dampak keberlangsungan dan kesejahteraan para pekerja secara global/international untuk saat ini dan yang akan datang.
“Karena setiap negara memiliki masalah hukum ketenagakerjaan yang berbeda beda bahkan ada yang mirip/ hampir sama,” katanya.
“Jadi artinya meskipun disebuah negara mereka sudah memiliki tata kelola ketenagakerjaan atau mereka (pekerjanya) sudah sejahtera tetapi meraka juga ikut untuk solidaritas terhadap pekrerja di negara lain, mereka juga perduli dengan nasib pekerja dinegara lain,” tambah Ahmad Mustaqim.
Selain itu, dia juga menjelaskan internasional kongres ini membahas atau tidak lupa memberikan solidaritas untuk palestina agar Israel segera menghentikan genosida terhadap rakyat Palestina.
Karena hampir dari semua sektor industri dari kecil sampai besar di Gaza, khususnya dan para pekerja disana, mereka sudah benar-benar hancur karena serangan genosida yang dilakukan oleh tentara zionis Israel dan sekutunya.
“Sehingga sangat penting bagi para negara-negara anggota ILC dan negara sahabat tamu undangan dalam Internasional kongres itu untuk menyatakan dan bertekat membela dan bersolidaritas untuk negara palestina merdeka,” katanya.
Baca Juga : Bela Palestina, Fraksi PKS Tegaskan Sikap di Depan Komunitas Global Inggris
Acara solidaritas untuk Palestina tersebut dilaksanakan di komplek gedung PBB Ankara pada hari senin 21 April 2025 dalam bentuk orasi yang dipimpin langsung oleh Presiden ILC Ali Yalcin dan juga orasi langsung dari Rekan Gandi Z dari Palestina.
Ahmad Mustaqim pada saat berbincang langsung dengan Gandi Z delegasi dari Palestina tersebut, memberikan dukungan atau support untuk kebebasan Palestina juga ucapan duka yang mendalam untuk para syuhada yang telah syahid.
Dan berharap agar kekuatan besar dunia membantu palestina, sebagai sesama manusia yang saling menghormati dan menghargai tanpa melihat suku, ras maupun agama, dan lain-lain. (*/cdr)
