JAKARTA, BERNAS.ID – Investasi di DKI Jakarta terus menunjukkan tren positif. Selama Januari hingga Maret 2025, realisasi investasi di ibu kota mencapai Rp69,8 triliun, tertinggi secara nasional. Data Kementerian Investasi/BKPM mencatat, angka tersebut mencakup 114.451 proyek atau 15 persen dari total investasi nasional.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP DKI Jakarta, Benni Aguscandra, mengatakan capaian ini didorong oleh kemudahan perizinan dan infrastruktur yang disiapkan pemerintah daerah.
Baca Juga : Tiba di Tanah Air, Presiden Prabowo Bawa Komitmen Investasi dan Kerjasama Strategis
“Ini hasil kerja keras bersama dan arahan Gubernur untuk terus mempermudah investor,” ujar Benni, Senin (5/5/2025).
Dari total investasi, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) menyumbang Rp 42,2 triliun atau 18 persen dari total PMDN nasional. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) tercatat sebesar USD 1,7 miliar, setara kontribusi 11,9 persen secara nasional.
Baca Juga : Pakar Dorong Kebebesan Investor Dalam Berinvestasi di Indonesia
Tiga sektor utama yang paling banyak menyerap investasi adalah Transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi: Rp 24,5 triliun, Jasa lainnya: Rp 16,6 triliun dan Perumahan, kawasan industri, dan perkantoran: Rp 8,6 triliun
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyebut sektor transportasi dan telekomunikasi sebagai pendorong utama lonjakan investasi di Jakarta.
“Jakarta tetap jadi magnet investasi. Pemerintah pusat dan daerah harus terus menjaga momentum ini,” tegas Rosan. (DID)
