BERNAS – Banyak orang bermimpi magang di Jepang karena tergiur dengan gaji yang katanya tinggi. Namun, tidak sedikit yang masih bingung soal nominal pastinya terutama soal gaji bersih magang di Jepang. Apa benar bisa menabung banyak? Atau justru pengeluaran di sana membuat penghasilan jadi habis begitu saja?
Memahami rincian gaji bersih magang di Jepang sangat penting agar kamu bisa membuat perencanaan yang matang sebelum berangkat. Dalam artikel ini, kamu akan tahu berapa kisaran gaji yang bisa kamu dapatkan, apa saja potongan yang berlaku, dan bagaimana kamu bisa memaksimalkan keuntungan dari program magang ke Jepang yang legal dan terstruktur.
Berapa Gaji Bersih Magang di Jepang?
Kita mulai dari hal paling ditunggu-tunggu angka sebenarnya dari gaji bersih magang di Jepang. Perlu kamu tahu bahwa gaji magang bisa bervariasi tergantung bidang kerja, daerah, dan sistem kerja sama antara perusahaan dan LPK atau institusi pengirim.
1. Kisaran Gaji Kotor Magang di Jepang
Secara umum, gaji kotor magang di Jepang berada di angka 130.000 hingga 160.000 yen per bulan. Jika dikonversi ke rupiah (kurs ±Rp120), jumlahnya sekitar Rp15 juta hingga Rp19 juta per bulan.
Namun ingat, ini adalah gaji kotor, artinya belum dikurangi biaya hidup dan potongan lainnya.
2. Potongan Gaji yang Umum Dikenakan
Sebelum kamu menerima gaji bersih, akan ada beberapa potongan yang biasanya diterapkan, antara lain:
- Asuransi kesehatan dan pensiun: Wajib bagi semua pekerja, biasanya sekitar 10-15% dari total gaji.
- Akomodasi dan konsumsi: Beberapa perusahaan menyediakan tempat tinggal dan makan, tapi biayanya dipotong dari gaji. Jika tidak disubsidi, biaya ini bisa menghabiskan 30–40 ribu yen.
- Pajak penghasilan: Sekitar 5% tergantung besar gaji dan status visa.
- Transportasi lokal: Tergantung jarak tempat kerja dan tempat tinggal.
Setelah semua dipotong, rata-rata gaji bersih yang bisa dibawa pulang berkisar 80.000–110.000 yen atau sekitar Rp9,5 juta hingga Rp13 juta per bulan.
Faktor yang Mempengaruhi Gaji Bersih Magang di Jepang
Gaji bersih yang kamu terima bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pahami hal-hal berikut agar kamu bisa memperkirakan dengan lebih realistis.
1. Lokasi dan Biaya Hidup di Daerah Tersebut
Magang di Tokyo atau Osaka akan memberikan gaji lebih tinggi, tapi biaya hidupnya juga lebih mahal dibandingkan daerah suburban atau pedesaan.
2. Jenis Industri atau Bidang Kerja
Bidang manufaktur, pertanian, dan perawat lansia adalah tiga sektor populer. Gaji di sektor manufaktur biasanya lebih tinggi karena intensitas kerjanya juga lebih berat.
3. Kebijakan Perusahaan Penerima
Ada perusahaan yang memberikan subsidi makan, tempat tinggal, bahkan transportasi. Hal ini sangat membantu mengurangi potongan dan membuat gaji bersih magang di Jepang jadi lebih besar.
Baca juga: Cara Daftar Kerja di Jepang Anti Ribet!
Magang ke Jepang Lebih Siap Lewat Jalur Pendidikan
Kalau kamu ingin mendapatkan pengalaman magang ke Jepang dengan pendampingan penuh, jalur pendidikan bisa jadi pilihan terbaik. Misalnya, dengan kuliah di Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA), kamu tidak hanya mendapat pendidikan formal, tapi juga akses ke program magang ke Jepang yang sudah terstruktur dan legal.
UNMAHA memfasilitasi mahasiswa untuk mendapatkan pelatihan bahasa Jepang, budaya kerja, hingga pembekalan teknis sesuai standar industri Jepang. Hal ini membuat kamu lebih siap bersaing di dunia kerja internasional dan tentunya bisa memperoleh gaji bersih yang maksimal karena dipersiapkan secara menyeluruh. Daftar kuliah di UNMAHA sekarang juga melalui PMB UNMAHA.
Tips Supaya Gaji Magang di Jepang Bisa Ditabung Maksimal
Setelah tahu kisaran gaji bersih magang di Jepang, kamu juga perlu strategi agar uang yang kamu dapatkan bisa ditabung atau digunakan secara optimal.
1. Pilih Perusahaan yang Memberikan Fasilitas
Utamakan perusahaan yang menyediakan tempat tinggal dan subsidi makan. Ini bisa menghemat hingga 30% dari pengeluaran bulanan kamu.
2. Hidup Hemat dan Sesuai Budget
Meskipun berada di negara maju, bukan berarti kamu harus bergaya hidup mewah. Banyak pekerja magang sukses menabung karena bisa mengontrol gaya hidupnya selama di Jepang.
3. Kirim Uang ke Indonesia Secara Teratur
Atur jadwal dan nominal transfer rutin ke Indonesia. Ini bisa membantu kamu menyisihkan tabungan dan menghindari pengeluaran impulsif.
Gaji Bersih Magang di Jepang Bukan Sekadar Mimpi
Dari ulasan tadi, jelas bahwa gaji bersih magang di Jepang memang cukup besar dan layak diperjuangkan. Dengan kisaran Rp9,5 juta hingga Rp13 juta per bulan, kamu bisa menabung untuk masa depan atau modal usaha di Tanah Air. Namun, untuk bisa sampai ke tahap itu, kamu harus memilih jalur legal, terstruktur, dan didampingi oleh lembaga terpercaya.
Kuliah di UNMAHA bisa menjadi pilihan strategis karena kampus ini tidak hanya memberikan ilmu, tetapi juga jembatan menuju karier di Jepang melalui program magang resmi. Kamu akan lebih siap secara akademik, mental, dan profesional saat menghadapi tantangan di Negeri Sakura.
Yuk, mulai langkah kamu sekarang dengan mendaftar di melalui PMB UNMAHA dan jika kamu bisa konsultasi lebih lanjut via WhatsApp.***
Editor: Anggit April Hidayat
